50% Lahan Perkebunan Mati, Hasil Panen Menurun, Petani Jeruk Batola Merugi

Deutschland Nachrichten Nachrichten

50% Lahan Perkebunan Mati, Hasil Panen Menurun, Petani Jeruk Batola Merugi
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 63%

Kondisi pasca banjir 2021 lalu mengakibat 50 persen lahan perkebunan jeruk mati.

BARITO KUALA, KOMPAS.TV - Sektor pertanian dan perkebunan menjadi penghasilan utama warga di Kabupaten Barito Kuala, utamanya budidaya jeruk peras di Desa Sungai Gampa, Kecamatan Rantau Badauh.Baca Juga:Kondisi ini pun terus terjadi akibat curah hujan hingga pasangnya air yang tidak menentu.

Padahal dalam sebulan, Udin mengaku mampu menghasilkan 1.200 kilogram jeruk peras per bulannya untuk didistribusikan ke Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. Namun menurunnya hasil panen yang hanya mencapai 600 kilogram membuatnya merugi dan harus menutupi kebutuhan langganannya dengan membeli hasil petani jeruk lainnya."Sekarang kondisi jeruk hampir langka diakibatkan air pasang yang terlalu dalam, dan banjir 2021 kemarin sangat berdampak berat," keluh Udin.

Kabupaten Barito Kuala menjadi lumbung produksi buah jeruk yang menyuplai kebutuhan warga di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Petani jeruk peras mengaku menurunnya hasil panen membuat pelaku usaha lainnya menutup jalur pendistribusian sebanyak 500 ton per bulannya untuk ke Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah hingga Jawa Timur, lantaran berfokus memenuhi kebutuhan lokal dengan harga jual 6 ribu rupiah per kilogramnya.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Manfaatkan Lahan Hidroponik yang Mati, Kembangkan Bibit MangroveManfaatkan Lahan Hidroponik yang Mati, Kembangkan Bibit MangroveRADARSEMARANG.ID, Semarang – Kelompok Pecinta Lingkungan Cinta Alam Mangrove Asri dan Rimbun (KPL Cemara) memberdayakan masyarakat Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara dengan mem…
Weiterlesen »

Laznas BMH Gelar Khitan Berkah untuk 50 Anak Dhuafa di Bengkulu |Republika OnlineLaznas BMH Gelar Khitan Berkah untuk 50 Anak Dhuafa di Bengkulu |Republika OnlineLaznas BMH hadir dengan program khitan berkah untuk anak-anak yatim-dhuafa.
Weiterlesen »

Natal dan Tahun Baru, Permintaan BBM Diprediksi Naik: Avtur Sampai 50 PersenNatal dan Tahun Baru, Permintaan BBM Diprediksi Naik: Avtur Sampai 50 PersenKepala BPH Migas memprediksi akan ada peningkatan permintaan bahan bakar minyak atau BBM selama periode Natal dan Tahun Baru kali ini.
Weiterlesen »

Produksi Padi Ditargetkan Capai 54,50 Juta Ton Tahun Depan, Bakal Setop Impor Beras?Produksi Padi Ditargetkan Capai 54,50 Juta Ton Tahun Depan, Bakal Setop Impor Beras?Kondisi tahun 2023 mendatang diprediksi akan mengalami situasi yang sulit dalam ketersediaan pangan dibanyak negara akibat kondisi global.
Weiterlesen »

50 Persen Lulusan SMA Di Jatim Tak Melanjutkan Pendidikan ke PT50 Persen Lulusan SMA Di Jatim Tak Melanjutkan Pendidikan ke PTPemprov Jatim telah menginisiasi program double track SMA yang menjadi opsi untuk para siswa untuk berkecimpung di dunia kerja. Dalam program double track, sistem pembelajaran SMA dan SMK dipadukan untuk memberi siswa keterampilan sesuai minatnya.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 11:37:09