Yayasan ACT pernah mendapat rekomendasi dari ahli waris korban kecelakaan Pesawat Lion Air Boeing JT610, untuk mengelola dana sosial atau CSR yang harus disalur
Pihak boeing juga memberikan kompensasi santunan kepada ahli waris korban sebesar Rp 2,06 miliar.Dugaan penyelewengan inilah yang dialami oleh Neuis Marfuah, salah satu keluarga korban Lion Air JT 610.
Untuk penyalurannya, dana tersebut harus digulirkan melalui lembaga sosial, ia pun memilih ACT untuk merealisasikan pengelolaan dana sosial tersebut, dengan menyalurkannya dalam bentuk pembangunan sejumlah fasilitas di pondok pesantren.Berikan komentar untuk artikel ini
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Eks Presiden ACT Ahyudin Buka Suara soal Tuduhan Selewengkan Dana CSR Korban Lion AirMantan Presiden ACT bantah tudingan soal penyelewengan dana sosial atau CSR untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.
Weiterlesen »
Ini Kata Ahyudin Soal Dana CSR Boeing untuk Korban Lion Air JT-610Ketua Dewan Pembina ACT tersebut menegaskan bentuk program yang diamanahkan oleh Boeing kepada ACT dalam bentuk program pengadaan fasilitas umum.
Weiterlesen »
Keluarga Kopilot Lion Air JT-610 Buka Suara ACT Diduga Tilap Dana Ahli WarisKeluarga korban pesawat Lion Air JT-610 buka suara terkait ACT diduga tilap dana ahli waris. Mereka kecewa terhadap petinggi ACT.
Weiterlesen »
Bareskrim Periksa Dua Petinggi ACT Hari Ini, Selidiki Soal Dana Ahli Waris Korban Lion AirPenyidik Bareskrim Polri hari ini dijadwalkan memeriksa dua petinggi ACTyaitu Ahyudin dan Ibnu Khajar soal dana untuk keluarga ahli waris korban Lion.
Weiterlesen »
Bareskrim Periksa Petinggi ACT Hari Ini Dalami Penyimpangan Dana dari Boeing untuk Korban Lion AirBareskrim Polri akan kembali memeriksa petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT) terkait penyelidikan dugaan penyimpangan dana sosial.
Weiterlesen »