Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni berharap agar Polri dapat menjamin kebebasan pers di Indonesia.
Jakarta, Beritasatu.com – Hal ini disampaikan Sahroni menanggapi permohonan maaf Polri terkait dugaan intimidasi terhadap wartawan saat meliput di sekitar rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.
“Tentu kami di Komisi III mengapresiasi permintaan maaf dari kepolisian yang cepat dilakukan, hanya selang satu hari. Artinya, polisi dalam hal ini tidak abai dan antikritik. Meski begitu, kita harus pastikan bahwa permintaan maaf ini juga dibarengi dengan jaminan untuk menjalankan tugas dengan aman dan tenang bagi teman-teman wartawan,” kata Sahroni, Jumat .Diketahui, tragedi penembakan antar polisi di kediaman Ferdy Sambo berbuntut panjang.
Menurut Sahroni, kejadian intimidasi itu sangat disayangkan. Hal ini mengingat kebebasan pers adalah salah satu elemen penting yang harus dijaga di negara demokrasi. “Sangat disayangkan bagaimana intimidasi ini bisa terjadi ya, karena para wartawan kan hanya menjalankan tugasnya,” kata anggota DPR dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta III ini.
“Ada undang-undang pers yang melindungi mereka dari berbagai intimidasi dan ancaman ketika bertugas. Karenanya saya menyesalkan jika justru kejadian seperti ini dilakukan oleh kepolisian. Ke depannya, polisi harus bisa lebih humanis terhadap insan pers khususnya, maupun masyarakat pada umumnya,” ujar Sahroni.Diberitakan, polisi akan menindak tegas pelaku dugaan intimidasi terhadap dua wartawan saat meliput kasus polisi tembak polisi di sekitar rumah Ferdy Sambo.
“Hari ini kami diskusi dan komitmen dengan Polri, anggota yang melakukan intimidasi kepada teman-teman jurnalis yang melaksanakan tugas sudah diketemukan dan akan ditindak tegas oleh Karo Provos. Nanti hasilnya pun akan saya informasikan kepada Mas Abdul Aziz maupun Mbak Titin apa langkah-langkah yang kami sudah ambil,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat .
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Kisah Mayor Ahmad Bin Muhammad Assegaf, Lahir di Saudi Hingga Tinggal di Indonesia | merdeka.comKisah Mayor Ahmad Bin Muhammad Assegaf, Lahir di Saudi Hingga Tinggal di Indonesia
Weiterlesen »
Ahmad Dani Otak Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia yang Kapalnya Tenggelam Akhirnya DitangkapSetelah sempat kabur ke kampung halamannya di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), aktor pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kapalnya tenggelam dan menewaskan...
Weiterlesen »
Foto : 6 Potret Rumah Baru Raffi Ahmad Seharga Rp85 Miliar, Berlapis Marmer dari Italia | merdeka.comRaffi Ahmad sedang membangun satu unit rumah yang super mewah di samping rumah lamanya. Kata Raffi, ia merogoh kocek hingga Rp85 miliar untuk membangun rumah tersebut. Rumah berlapis marmer dari Italia itu masih dalam proses finishing. Intip yuk beberapa fotonya berikut ini.,Raffi Ahmad,Rumah Selebritis,Viral Hari Ini,Jakarta
Weiterlesen »
Ada Panen Padi di Jakarta, Ahmad Riza Patria: Cukup dengan Harga Terjangkau - Pikiran-Rakyat.comWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memanen padi di Jakarta Utara. Riza menyebut ini bentuk swasembada pangan.
Weiterlesen »
Polri sebut oknum terlibat kasus narkotika bukan anggota satnarkobaPolri tegaskan oknum anggota Polri berinisial E yang terlibat di dalam peredaran 52,90 kg sabu-sabu, bukanlah anggota satnarkoba ataupun anggota Direktorat Narkoba.
Weiterlesen »
Kisah Mayor Ahmad Bin Muhammad Assegaf, Lahir di Saudi Hingga Tinggal di Indonesia | merdeka.comKisah Mayor Ahmad Bin Muhammad Assegaf, Lahir di Saudi Hingga Tinggal di Indonesia
Weiterlesen »