Airlangga mengatakan lahirnya usaha minuman kekinian yang diolah menggunakan bahan baku teh, kopi dan kakao turut didukung kekayaan komoditas alam Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan critical engine bagi pemulihan ekonomi RI. Diketahui, kontribusi UMKM tercatat sebesar 61% dengan menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia.
"Sementara, kontribusinya terhadap ekspor nonmigas nasional mencapai 16%. Dari sektor UMKM ini, salah satu usaha yang mengalami pemulihan cukup baik ada di subsektor industri makanan dan minuman ," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa .Dijelaskannya, sepanjang tahun 2021, kinerja industri makanan dan minuman tumbuh positif sebesar 2,54% . Catatan ini dinilainya lebih baik dari tahun sebelumnya yang masih di angka 1,58%, dan lebih baik dari beberapa sektor industri lain.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Menko Airlangga: Pemerintah Pacu Ekonomi Syariah dan Industri HalalMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, salah satu penyebab Indonesia dinilai resilient terhadap tekanan global adalah pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.
Weiterlesen »
Upaya Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Syariah & Industri HalalAirlangga mengatakan pemerintah telah mengeluarkan berbagai aturan kebijakan guna memacu pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal tahun 2022.
Weiterlesen »
Airlangga Sebut Program Vokasi Solusi Kebutuhan Tenaga Kerja TerampilAirlangga Hartarto mengatakan, program vokasi serta link and match meningkatkan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Weiterlesen »
Menko Airlangga: Industri Halal Indonesia Punya Peluang MenarikPerlu menjadi perhatian juga bahwa ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia merupakan sektor yang memiliki peluang pertumbuhan menarik secara global. Berbagai...
Weiterlesen »
Bos BSI (BRIS) Sebut Pertumbuhan DPK Bank Syariah Lampaui Bank Konvensional | Finansial - Bisnis.comSelama lima tahun terakhir, pertumbuhan DPK bank syariah sebesar 13,8 persen, sedangkan bank konvensional 7,8 persen.
Weiterlesen »
Berpotensi Jadi Kontributor Tinggi Ekonomi, Indonesia Targetkan 9 Juta Talenta Digital pada 2030 - Pikiran-Rakyat.comMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia membutuhkan setidaknya sembilan juta talenta digital.
Weiterlesen »