'Penuntut Umum tidak secara jelas menguraikan siapa sebenarnya pihak yang mengalami kerugian dan menjadi korban dalam perkara ini,' kata tim hukum.
Suara.com - Eks Senior Vice President Operational Yayasan Aksi Cepat Tanggap Hariyana Hermain, mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum/JPU terkait kasus penyelewengan dana ahli waris korban Lion Air JT 610 sebesar Rp138 miliar.
"Bahwa di dalam surat dakwaan, Penuntut Umum tidak secara jelas menguraikan siapa sebenarnya pihak yang mengalami kerugian dan menjadi korban dalam perkara ini," kata tim hukum Hariyana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa . Baca Juga: Anggap Dakwaan JPU Tak Jelas, Ibnu Khajar Terdakwa Kasus Penyelewengan Dana Kemanusiaan ACT Minta Bebas
"Yang mendiskreditkan Yayasan ACT dalam Majalah Tempo edisi 2 Juli 2022. Di mana pihak-pihak yang memberikan informasi kepada Majalah Tempo tersebut tidak diketahui sumbernya dengan jelas," sambungnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Pengacara Ferdy Sambo Minta JPU Perlihatkan Rekaman CCTV di Duren TigaPengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis, meminta jaksa penuntut umum (JPU) memperlihatkan rekaman CCTV.
Weiterlesen »
Bacakan Eksepsi, Nikita Mirzani ke Anak: Mami Bukan Teroris, Pembunuh, apalagi Pengedar NarkobaTangis artis yang kerap di sapa Nyai itu pecah saat menceritakan kronologis awal kasus yang menjeratnya, terutama saat menyebut ketiga nama anaknya.
Weiterlesen »
Nikita Mirzani Menangis Saat Baca EksepsiNikita Mirzani meneteskan air mata ketika membacakan eksepsi di PN Serang.
Weiterlesen »
Tangis Nikita Mirzani Bacakan Eksepsi | merdeka.comNikita menangis saat mengingat kembali penangkapan dirinya di salah satu mall di Jakarta. Penangkapan tersebut, dia mengungkapkan, menyebabkan anaknya ketakutan dan tertekan.
Weiterlesen »
Sidang Eksepsi, Nikita Mirzani Sebut Dito Mahendra Pernah Diperiksa KPKNikita Mirzani mengatakan Dito Mahendra --pelapor kasus pencemaran nama baik yang kini menjeratnya-- pernah diperiksa oleh KPK.
Weiterlesen »