Aksi Cepat Tanggap Dicap Berbahaya di India sejak 2020 TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap ditandai sebagai organisasi berbahaya oleh Pemerintah India sejak 2020. Musababnya ACT ditengarai terafiliasi dengan organisasi Islam radikal seperti Falah-e-Insaniyat Foundation dan Lashkar-e-Taiba .ACT dicap sebagai organisasi radikal setelah Menteri Persatuan Dalam Negeri India saat itu, Amit Shah, menemukan aliran uang asing yang memicu kerusuhan Delhi Anti-Hindu.
Pendiri sekaligus pimpinan lembaga tersebut, Ahyuddin, mengundurkan diri pada Januari lalu. Majalah Tempo Edisi Sabtu, 2 Juli 2022, mengungkap dugaan penyelewengan dana tersebut. Menurut laporan berjudul 'Aksi Cepat Tanggap Cuan' tersebut, Ahyudin sempat menggunakan dana sosial yang dikumpulkan lembaganya untuk kepentingan pribadi. Ahyudin disebut sempat mentransfer dana sejumlah Rp 11 miliar ke adiknya, Rosman.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Aksi Cepat Tanggap Himpun Dana Ratusan Miliar, Ini DetailnyaDana yang dihimpun Aksi Cepat Tanggap mencapai ratusan miliar rupiah. Diduga ada penyelewengan dana dalam pengelolaannya.
Weiterlesen »
Bantah PPATK, Presiden Aksi Cepat Tanggap: Kami Tidak Pernah Berurusan dengan Teroris - Tribunnews.comPresiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar membantah soal lembaganya disebut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) danai teroris
Weiterlesen »
Heboh ACT Diduga Selewengkan Dana Umat, 'Aksi Cepat Tilep' Jadi Trending TopicMenurut laporan majalah Tempo, Ahyudin selaku pendiri sekaligus pimpinan ACT disebut sempat menggunakan dana sosial yang dikumpulkan lembaganya untuk kepentingan pribadi.
Weiterlesen »
Diperlukan Langkah Cepat Menanggulangi PMKPenyebaran penyakit mulut dan kuku meluas di Indonesia. Pemerintah didesak segera menanggulangi PMK sebelum dampaknya meluas. Nusantara AdadiKompas
Weiterlesen »
Fiersa Besari Tak Mau Anaknya Cepat Besar, Akui Takut 'Ribut' Soal IniFiersa Besari belum lama ini membagikan potret sang buah hati tercinta di akun media sosial. Fiersa mengaku tak ingin anaknya cepat besar karena alasan ini.
Weiterlesen »
KAI Disuntik Rp 4,1 T buat Kereta Cepat, PKS: Kami Tolak Dibiayai APBNFraksi PKS mengkritisi suntikan modal negara untuk PT KAI, yang dipakai buat proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Weiterlesen »