Alasan Pemerintah Pasang Badan Subsidi BBM Terus-terusan

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Alasan Pemerintah Pasang Badan Subsidi BBM Terus-terusan
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

'Kalau Indonesia tambah subsidi dan kompensasi ya itu perlindungan masyarakat. Jaga menjaga supaya harga tidak terlalu cepat naik,' papar Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara.

Perang antara Ukraina dan Rusia yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir membuat banyak harga komoditas melambung tinggi. Terutama komoditas yang terkait dengan energi.yang ekstrem. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan fenomena ini memang terjadi di dunia.

Akibat kondisi ini menimbulkan transisi ekonomi yang baru."Negara negara di Eropa sudah ada satu dua yang mengatakan kalau kayak gini nih kita hidupin lagi deh pembangkit listrik batu bara kita. Amerika katakan, kalau gini saya rilis deh cadangan minyak saya. Cadangan minyaknya adalahDia mengungkapkan, hal tersebut dilakukan negara demi menjaga agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi."Apa yang kita lakukan, kita tambah aja deh subsidi dan kompensasi untuk energi.

Jika tak ada pasokan gas, maka akan sulit untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk masyarakatnya. Seperti AS yang berencana merilis cadangan minyak karena untuk perlindungan masyarakat. "Kalau Indonesia tambah subsidi dan kompensasi ya itu perlindungan masyarakat. Jaga menjaga supaya harga tidak terlalu cepat naik, karena kita tahu fenomena yang kita hadapi adalah kenaikan harga. Jangka pendek kita terima, jangka menengah panjang, kita tetap bicara mengenai

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Terima Data Bupati Buat Audit Sawit, Luhut: Kalau Ada Pelicin Jangan TerimaTerima Data Bupati Buat Audit Sawit, Luhut: Kalau Ada Pelicin Jangan TerimaMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerima data pendukung audit dari Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI).
Weiterlesen »

Harganya Masih Rendah Ketimbang Negara Lain, Jokowi: Kalau BBM Naik, Ada yang Setuju?Harganya Masih Rendah Ketimbang Negara Lain, Jokowi: Kalau BBM Naik, Ada yang Setuju?Apalagi saat ini pemerintah masih melakukan impor minyak sehingga pengeluaran negara juga masih tinggi.
Weiterlesen »

Wagub DKI Jakarta: Kalau ada Pelecehan Seksual di Angkot, Segera Lapor PolisiWagub DKI Jakarta: Kalau ada Pelecehan Seksual di Angkot, Segera Lapor PolisiWagub DKI Jakarta: Kalau ada Pelecehan Seksual di Angkot, Segera Lapor Polisi: Kejadian dugaan pelecehan seksual di angkot viral di media sosial, Rabu (6/7/2022). Diduga terjadi pelecehan seksual menimpa AF.
Weiterlesen »

Pemerintah Rilis Minyakita, Ketua DMSI: Kalau Konsepnya Tak Jelas, Tak Bisa BertahanPemerintah Rilis Minyakita, Ketua DMSI: Kalau Konsepnya Tak Jelas, Tak Bisa BertahanPlt. Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia Sahat Sinaga pesimistis Minyakita yang baru diluncurkan bisa bertahan lama jika tidak mempunyai konsep yang jelas. Plt....
Weiterlesen »

Begini Ramalan Nasib Bank Digital Kalau Lanjutkan Perang Suku Bunga Deposito | Finansial - Bisnis.comBegini Ramalan Nasib Bank Digital Kalau Lanjutkan Perang Suku Bunga Deposito | Finansial - Bisnis.comDi Australia, satu bank digital murni pertama menutup bisnisnya karena tekanan inflasi dan suku bunga tinggi.
Weiterlesen »

Subsidi BBM Bengkak, Jokowi: Kalau APBN Tidak Kuat Bagaimana?Subsidi BBM Bengkak, Jokowi: Kalau APBN Tidak Kuat Bagaimana?Jokowi menambahkan di Indonesia pemerintah masih menahan untuk tidak menaikkan harga BBM khususnya Pertalite yang saat ini harganya masih Rp7.650 per liter.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 07:18:44