Angkot Khusus Perempuan hingga Pemisahan Tempat Duduk Akan Sulit Diterapkan

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Angkot Khusus Perempuan hingga Pemisahan Tempat Duduk Akan Sulit Diterapkan
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 70%

Wacana pemisahan tempat duduk di angkot antara penumpang perempuan dan laki-laki hingga angkot khusus perempuan sulit dilaksanakan. Data penumpang dan ketersediaan angkot belum ada untuk dapat dijadikan dasar kebijakan. Metropolitan AdadiKompas

Angkutan mikrotrans kembali beroperasi melayani penumpang umum setelah lebih dari tiga bulan tidak beroperasi sejak pembatasan sosial berskala besar diberlakukan. Pada masa perpanjangan PSBB transisi, jumlah penumpang yang naik dibatasi dan diterapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS — Wacana terkait angkutan kota khusus perempuan untuk pencegahan pelecehan seksual akan sulit dilaksanakan. Pemisahan harus didasarkan pada data pasti pengguna angkot yang laki-laki maupun perempuan serta ketersediaan angkot. Pemprov DKI disarankan untuk lebih baik memperketat aturan dan memasang rambu-rambu pelaporan di dalam angkutan kota.

Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriyatna, Kamis , menjelaskan, ia menilai wacana pemisahan tempat duduk di angkot untuk penumpang perempuan dan penumpang laki-laki, ataupun penerapan angkot khusus angkot perempuan akan sulit diterapkan.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Aktivis: Wacana Pemisahan Kursi Angkot Belum Cukup, Harus ada Kebijakan PendukungAktivis: Wacana Pemisahan Kursi Angkot Belum Cukup, Harus ada Kebijakan PendukungKebijakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memisahkan tempat duduk antara penumpang pria dan wanita itu belum sepenuhnya menyelesaikan masalah kekerasan seksual di tempat publik.
Weiterlesen »

Wacana Duet Puan-Anies, Pakar: Ide Cerdas, Melawan MainstreamWacana Duet Puan-Anies, Pakar: Ide Cerdas, Melawan MainstreamWacana menduetnya Puan Maharani-Anies Baswedan disuarakan Menteri Investasi/Kepala BPKM Bahlil Lahadalia.
Weiterlesen »

BNN Buka Suara soal Wacana Legalisasi Ganja di IndonesiaBNN Buka Suara soal Wacana Legalisasi Ganja di IndonesiaBadan Narkotika Nasional atau BNN buka suara perihal beredarnya wacana legalisasi ganja di Indonesia.
Weiterlesen »

DOB di Papua dan Wacana Penerbitan Perppu Pemilu 2024Apabila akan disertakan dalam kontestasi politik Pemilu 2024, tiga provinsi baru di Papua harus masuk dalam daerah pemilihan. Bisa menerapkan pola seperti di Provinsi Kaltara pada Pemilu 2024 atau melalui perppu. Opini AdadiKompas
Weiterlesen »

KPU Ungkap Data Pemilih Indonesia Sebanyak 190 JutaKPU Ungkap Data Pemilih Indonesia Sebanyak 190 JutaAnggota KPU Betty Epsilon Idroos mengungkapkan terdapat sebanyak 190 juta pemilih sebagai hasil pemutakhiran.
Weiterlesen »

Modus Pejabat BPN Terlibat Kasus Mafia Tanah: Hambat Pembuatan Sertifikat, Diganti Data Orang Lain - Tribunnews.comModus Pejabat BPN Terlibat Kasus Mafia Tanah: Hambat Pembuatan Sertifikat, Diganti Data Orang Lain - Tribunnews.comPolisi mengungkapkan modus yang digunakan pejabat BPN Jakarta Selatan inisial PS yang ditangkap karena terlibat kasus mafia tanah, Selasa (12/7/2022).
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-05 19:44:44