Pemerintah masih mempunyai ruang untuk menaikkan tarif listrik pelanggan nonsubsidi lainnya, khususnya golongan industri dan bisnis. KoranTempo
JAKARTA – Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance , Abra Talattov, menilai kenaikan tarif listrik sebesar 17,64 persen bagi pelanggan rumah tangga 3.500 VA ke atas dan 17,64-36,61 persen bagi pelanggan pemerintah tidak akan berdampak besar terhadap perekonomian. Sebab, jumlah pelanggan yang terkena kenaikan hanya 2,5 persen dari total pelanggan PT PLN.
Namun, dia menambahkan, minimnya ... Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini. Mulai dari✔ Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone✔ Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Ria Ricis Menangis Merasa Tak Pernah Dianggap, Ada Apa?Ria Ricis curhat hingga menangis lantaran merasa tidak dianggap. Dalam video berdurasi kurang dari 2 menit, Ricis awalnya curhat soal dirinya lebih sensitif. Ria...
Weiterlesen »
Ustadz Solmed Dicurhati Adul Sebelum Pernikahan Kedua, Tentang Apa?Ustadz Solmed turut menjadi salah satu tamu undangan pernikahan kedua Adul pada Sabtu (11/6). Sang ustadz tak ketinggalan memberikan wejangan pada Adul soal pernikahan.
Weiterlesen »
Mobil Mewah Bakal Dilarang Beli Pertalite, Apa Saja Jenisnya?Pemerintah akan mengatur penjualan BBM jenis Pertalite. Salah satu kendaraan yang dilarang membeli BBM dengan kadar oktan 90 tersebut adalah mobil mewah.
Weiterlesen »
Banyak Wali Murid Datangi Posko PPDB Bantul, Ada Masalah Apa?Posko Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, ramai didatangi masyarakat.
Weiterlesen »