Pemerintah dinilai perlu menyambut baik keinginan perusahaan migas Rusia untuk menggarap 'harta karun' gas di Natuna
Menurut Hadi Blok East Natuna masih memiliki prospek yang cukup bagus untuk dikembangkan. Setidaknya ada dua hal yang membuat Blok East Natuna layak dikembangkan., East Natuna memiliki potensi mencapai 222 triliun kaki kubik . Namun, karena besarnya kandungan karbon dioksida di blok ini, yakni mencapai hingga 71%, membuat gas yang bisa dieksploitasi hanya sebesar 46 TCF.
. Pasalnya, aquifer di Blok East Natuna mempunyai reservoir yang besar dan bisa dipakai sebagai storage CO2 di masa mendatang."Kebetulan lokasinya strategis perlintasan LNG Carrier dari Middle East ke Timur Jauh, China, Korea dan Jepang. Dimana jika teknologi sudah memungkinkan, kembalinya Tanker tersebut bisa diisi CO2 cair dari Timur Jauh dan diinjeksikan kembali ke aquifer Natuna East. Indonesia kebagian bisnis dengan menyewakan storage di Natuna East," kata dia.
Sebelumnya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto memberikan kode bahwa investor yang ingin menggarap Blok East Natuna semakin banyak. Terbaru, Rusia kepincut untuk masuk ke Blok East Natuna melalui perusahaan migas pelat merah yakni Zarubezhneft. Adapun sebelumnya Badan Usaha Milik Negara asal Malaysia, Petroliam Nasional Berhad atau Petronas juga menaruh minat untuk mengembangkan Blok East Natuna."Memang berminat saya kira di East Natuna banyak yang berminat dari Malaysia juga berminat. Yang Rusia mungkin hampir sama yang sekarang hampir terlibat di Blok Tuna ," kata Dwi saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Senin .
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Rusia Incar 'Harta Karun' Tersembunyi RI di Kepulauan NatunaSKK Migas mencatat perusahaan migas Rusia, Zarubezhneft berminat masuk ke dalam pengelolaan Blok East Natuna
Weiterlesen »
Lapangan Udara Ketiga Rusia Diserang, Ukraina Disebut Tunjukkan Kemampuan Serangan di Dalam RusiaSerangan drone di lapangan udara Kota Kursk tampaknya mendemonstrasikan kemampuan baru Ukraina untuk menembus ratusan kilometer ke dalam Rusia.
Weiterlesen »
Putin Bereaksi Serangan Gempur RusiaPresiden Rusia Vladimir Putin bereaksi setelah rentetan serangan menyerang wilayah Rusia, Senin dan Selasa waktu setempat.
Weiterlesen »
Belum Nyerah, Saham BYAN Melejit Lagi Hingga 9% LebihSaham emiten batu bara yakni PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terpantau masih melesat pada perdagangan sesi I Selasa (6/12/2022).
Weiterlesen »
Batasi Harga Minyak Rusia, AS Gabung dengan G7 Patok USD60/BarelAmerika Serikat (AS) bergabung bersama dengan Uni Eropa (UE), negara-negara G7 dan Australia untuk membatasi harga minyak mentah Rusia pada level USD60 per barel. Amerika Serikat (AS) bergabung bersama dengan Uni Eropa (UE), negara-negara G7 dan...
Weiterlesen »
PBB: Jutaan Warga Ukraina Terancam Kedinginan di Tengah Serangan Rusia |Republika OnlineInfrastruktur yang rusak menyebabkan warga Ukraina menghemat penggunaan listrik.
Weiterlesen »