Baru Dibuka, Disnakkan Sragen Temukan Sapi PMK di Pasar Hewan Nglangon

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Baru Dibuka, Disnakkan Sragen Temukan Sapi PMK di Pasar Hewan Nglangon
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 soloposdotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 51%

Hari pertama pembukaan kembali Pasar Hewan Nglangon, Disnakkan Sragen menemukan satu sapi terindikasi terserang penyakit mulut dan kuku (PMK).

SOLOPOS.COM - Petugas Disnakan menyemprotkan disinfektan ke sapi dan armada pengangkut sapi sebelum masuk Pasar Nglangon, Sragen, Jumat . Dinas Peternakan dan Perikanan Sragen menemukan satu sapi yang terindikasi terserang penyakit mulut dan kuku di Pasar Hewan Nglangon, Sragen, Jumat . Sapi milik pedagang asal Bangak, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, tersebut langsung dipulangkan ke kandang.

“Saat pengawasan itu, kami menemukan seekor sapi teridentifikasi PMK. Sapi itu semula berasal dari Plupuh terus dibeli pedagang asal Bangak, Sine. Setelah diperiksa ditemukan ada lendir di mulutnya. Setelah diperiksa ternyata mengarah ke PMK. Kemudian sapi dievakuasi dan dibawa pulang oleh pedagang yang bersangkutan,” ujarnya.Toto menerangkan sebenarnya setiap sapi dan kendaraan pengangkut begitu datang ke pasar hewan harus langsung disemprot disinfektan. Ini untuk mencegah penyebaran virus PMK.

“Para pedagang masih lihat-lihat dan belum berani bawa sapi karena khawatir PMK. Demikian pula ada pembeli yang datang juga masih lihat-lihat, tidak berani beli, karena khawatir kena PMK,” ujarnya.Disnakkan akan mengevaluasi pembukaan kembali pasar hewan. Selama ini perkembangan kasus PMK di Sragen mulai menurun.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

soloposdotcom /  🏆 33. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Kemenkop UKM Minta 484 Koperasi di Sragen Dibubarkan, Kenapa?Kemenkop UKM Minta 484 Koperasi di Sragen Dibubarkan, Kenapa?Di Sragen ada 1.162 unit koperasi di Sragen, namun yangsehat hanya 228 unit. Sementara 484 koperasi lainnya diminta dibubarkan oleh Kemenkop
Weiterlesen »

Kronologi Kecelakaan di Sonorejo Sragen yang Tewaskan 1 Pelajar SMKKronologi Kecelakaan di Sonorejo Sragen yang Tewaskan 1 Pelajar SMKKecelakaan maut di Sragen yang menewaskan seorang siswa baru SMK bermula dari truk yang tiba-tiba menabrak pembatas jalan dan pohon trembesi.
Weiterlesen »

Kecelakaan Libatkan 3 Kendaraan di Sragen, Pelajar SMK MeninggalKecelakaan Libatkan 3 Kendaraan di Sragen, Pelajar SMK MeninggalKecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Dukuh Sonorejo, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Kamis (14/7/2022) pagi.
Weiterlesen »

Tumis Gotong Royong Diluncurkan di Jabung Sragen, Dananya Rp1,6 MiliarTumis Gotong Royong Diluncurkan di Jabung Sragen, Dananya Rp1,6 MiliarPemkab Srage melincurkan program Tuntas Kemiskinan Gotong Royong di Desa Jabung, Kecamatan Plupuh. Seluruh dana dalam program ini yang mencapai Rp1,6 miliar tak bersumber dari APBD.
Weiterlesen »

Jangan Kawin Bocah, Forasi Sragen Ajak Pelajar SMP Jogo KoncoJangan Kawin Bocah, Forasi Sragen Ajak Pelajar SMP Jogo KoncoForum Anak Sukowati (Forasi) Sragen terjun ke sekolah untuk menyosialisasikan pentingnya mengenali dan menjaga diri kepada para siswa baru.
Weiterlesen »

Ada 1.406 Bidan di Sragen, yang Layak Jadi Bidan Delima Cuma 45Ada 1.406 Bidan di Sragen, yang Layak Jadi Bidan Delima Cuma 45Hanya 45 dari 1.406 Bidan di Sragen yang bisa ditetapkan jadi Bidan Delima, bidan yang memenuhi standar pelayanan kesehatan.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 02:53:28