Bentuk Tim Kecil, Demokrat-NasDem-PKS Bahas Detail Kerja Sama Pemilu 2024
"Sebenarnya ada komunikator perwakilan dari partai yang sudah ditunjuk dari masing-masing partai. Tetapi siapanya kami tidak bisa bicara," ujar Herzaky.Tim ini akan membahas hal-hal yang lebih detail terkait kerja sama menuju Pemilu 2024.
"Sehingga ada agenda lebih mendetail memerlukan waktu cukup panjang juga kita membahasnya maka ada tim kecil yang kita sepakati," kata Herzaky.Sebelumnya, Partai NasDem, PKS dan Demokrat akan membentuk tim kecil untuk melakukan pendalaman nama calon presiden dan calon wakil presiden yang bakal diusung. Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan dalam waktu dekat akan ada rencana pertemuan lanjutan.
"Rencana ya kita akan ada pertemuan lagi dalam waktu dekat, tapi tidak sebesar apa yang, kalau kemarin itu kan rombongan besar-besaran, mungkin lebih tim kecil untuk mendalami itu," ujar Willy di Kompleks Parlemen, Senayan,
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
NasDem Sebut Surya Paloh Tidak Akan Deklarasi Koalisi di Detik TerakhirNasDem Sebut Surya Paloh Tidak Akan Deklarasi Koalisi di Detik Terakhir: Willy Aditya mengatakan, Ketua Umumnya Surya Paloh tidak akan mengumumkan koalisi di detik-detik terakhir.
Weiterlesen »
Nasdem Sebut Surya Paloh Tak Ingin Umumkan Koalisi Saat 'Last Minute'Willy mengatakan, komunikasi politik yang dibangun Nasdem pun baru sebatas membangun kesepahaman sejauh ini.
Weiterlesen »
Menanti Poros Ketiga Pilpres 2024, Penantang Dominasi PDIPPoros Ketiga Pilpres 2024 diprediksi akan dibentuk oleh Partai NasDem, PKS dan Partai Demokrat. Ketiganya memiliki visi yang sama.
Weiterlesen »
Ketua Fraksi PDIP: Puan Punya Kalkulasi Soal Kerjasama Politik Pemilu 2024 | merdeka.comKetua Fraksi PDIP: Puan Punya Kalkulasi Soal Kerjasama Politik Pemilu 2024
Weiterlesen »
Pemerintah Kaji Bentuk Payung Hukum Pemilu akibat Pemekaran PapuaPemerintah selaku pembentuk undang-undang masih mempertimbangkan bentuk payung hukum apa yang akan dibuat untuk merespons dampak pembentukan tiga daerah otonom baru di Papua terhadap Pemilu 2024. Polhuk AdadiKompas
Weiterlesen »