Pemilik Chelsea, Roman Abramovich membantu perundingan damai antara Rusia dan Ukraina. Usai perundingan, Abramovich dikabarkan keracunan.
Dilansir Team Talk, Abramovich menghadiri pertemuan di Kyiv, Ukraina di awal bulan Maret 2022 ini. Usai pertemuan tersebut, Abramovich dan dua orang negosiator perdamaian Ukraina mengalami keracunan.
Gejala yang dialami Abramovich cukup menghawatirkan. Matanya merah, rasa kesakitan yang terus-menerus, sampai kulit mengelupas di bagian wajah dan tangan. Beruntung, kondisi Abramomich kini mulai membaik. Dia masih belum menyerah untuk mendamaikan Ukraina dan Rusia yang masih terlibat perang.Sosok Abramovich kini dalam sorotan. Dia terpaksa menjual Chelsea karena sanksi yang diberikan oleh Pemerintah Inggris.
Namun, Departemen Keuangan Inggris harus menyetujui lisensi baru untuk penjualan Chelsea. Selain itu, hasil dari penjualan Chelsea juga tidak boleh menghasilkan keuntungan untuk Abramovich.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Perang Rusia Ukraina: Begini Lika-liku 6 Presiden UkrainaDalam konflik perang Rusia Ukraina saat ini, presiden keenam Ukraina Volodymyr Zelensky masih bertahan melawan invasi Rusia.
Weiterlesen »
Intelijen Militer Kiev Tuding Rusia akan Belah Dua Ukraina seperti Korea, Lugansk Usul Gabung RusiaKepala intelijen militer Ukraina Kyrylo Budanov mengatakan Rusia disinyalir mencoba memecah Ukraina menjadi dua, seperti skenario Korea.
Weiterlesen »
Tingginya Jumlah Jenderal Rusia yang Tewas Bertempur di Ukraina Tunjukkan Masalah di Militer RusiaTewasnya sejumlah jenderal dan perwira menengah Rusia di Ukraina mengungkap sejauh mana celah kelemahan dan masalah logistik yang dihadapi tentara Rusia.
Weiterlesen »
Presiden Ukraina: Tak Ada Kesepakatan Damai dengan Rusia Tanpa Gencatan Senjata | merdeka.comUkraina siap untuk membahas adopsi status netral sebagai bagian kesepakatan damai dengan Rusia. Namun kesepakatan damai juga tidak bisa tercapai tanpa gencatan senjata dan penarikan pasukan Rusia dari Ukraina.
Weiterlesen »
Moskow Umumkan Dialog Damai Rusia-Ukraina Dilanjutkan di Turki, Vladimir Putin Tidak Ikut - Pikiran-Rakyat.comPesko menyatakan pertemuan lanjutan di Turki merupakan hal yang penting, namun ia tidak memberikan lebih rinci tentang kemajuan dialog.
Weiterlesen »
Putin Beri Sinyal Akhiri Perang Rusia-Ukraina, Damai?Negeri Presiden Vladimir Putin, mengklaim sudah mengurangi jumlah angkatan bersenjata mereka di Ukraina secara signifikan.
Weiterlesen »