Bos Standard Chartered: Gap Pendanaan di Negara Berkembang Sangat Dalam | Finansial - Bisnis.com

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Bos Standard Chartered: Gap Pendanaan di Negara Berkembang Sangat Dalam | Finansial - Bisnis.com
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 29 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 59%

Bos Standard Chartered: Gap Pendanaan di Negara Berkembang Sangat Dalam

Bisnis.com, BALI – Group CEO Standard Chartered Bank Bill Winters menyebutkan ada kesenjangan yang begitu dalam terkait pendanaan di negara berkembang. Kondisi ini pun dikhawatirkan dapat menghambat proses transisi berkelanjutan.

Bill menyampaikan laporan Just in Time yang dirilis Standard Chartered menunjukkan kesenjangan pendanaan di pasar negara berkembang mencapai US$95 triliun. Kesenjangan ini dinilai menjadi kendala dalam proses menuju target nol emisi. Menurutnya, negara-negara maju dianjurkan untuk membantu negara berkembang dalam hal pembiayaan yang dibutuhkan.

Meski demikian, Bill menilai ada peluang investasi sebesar US$83 triliun ke negara berkembang. Hal ini bisa dicapai melalui penetrasi peran keuangan campuran atau blended finance dalam meningkatkan investasi.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Laba BCA Life Tumbuh 73,9 Persen di Paruh 2022 | Finansial - Bisnis.comLaba BCA Life Tumbuh 73,9 Persen di Paruh 2022 | Finansial - Bisnis.comKendati premi terbilang stagnan, kinerja laba sepanjang semester I/2022 ini didorong tingkat perbaikan perekonomian dan investasi di Indonesia secara umum.
Weiterlesen »

Tarik Dana Asing, Bos PLN: Investasi Hijau di Indonesia Prospektif | Ekonomi - Bisnis.comTarik Dana Asing, Bos PLN: Investasi Hijau di Indonesia Prospektif | Ekonomi - Bisnis.comPT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menjamin iklim investasi hijau di Indonesia menguntungkan untuk investor global.
Weiterlesen »

Alami Group Buka Peluang Kerja Sama dengan 165 BPRS se-Indonesia | Finansial - Bisnis.comAlami Group Buka Peluang Kerja Sama dengan 165 BPRS se-Indonesia | Finansial - Bisnis.comKolaborasi BPRS dengan Alami harapannya menjadi peluang bagi BPRS untuk menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM.
Weiterlesen »

Beda Arah dengan Perbankan Digital, CIMB Niaga (BNGA) Pacu Penambahan Kantor Cabang | Finansial - Bisnis.comBeda Arah dengan Perbankan Digital, CIMB Niaga (BNGA) Pacu Penambahan Kantor Cabang | Finansial - Bisnis.comCIMB Niaga (BNGA) berinovasi secara digital dengan fokus kepada mobile-first technology.
Weiterlesen »

Album Solo J-Hope Kuasai Tangga Lagu iTunes di 51 Negara | Lifestyle - Bisnis.comAlbum Solo J-Hope Kuasai Tangga Lagu iTunes di 51 Negara | Lifestyle - Bisnis.comAlbum bertajuk Jack in the Box dan lagu 'Arson' milik J-Hope BTS kuasai tangga lagu iTunes di puluhan negara di dunia.
Weiterlesen »

Era Cashless, Transaksi QRIS Bank DKI Melesat 742 Persen per Juni 2022 | Finansial - Bisnis.comEra Cashless, Transaksi QRIS Bank DKI Melesat 742 Persen per Juni 2022 | Finansial - Bisnis.comNilai transaksi QRIS Bank DKI tumbuh 742 persen secara tahunan (year-on-year) per Juni 2022.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 13:33:12