BPOM Akui Tidak Ada Ketentuan Batas Cemaran EG dan DEG pada Farmakope Indonesia

Deutschland Nachrichten Nachrichten

BPOM Akui Tidak Ada Ketentuan Batas Cemaran EG dan DEG pada Farmakope Indonesia
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 83%

Penny mengatakan, bahwa jauh sebelum munculnya kasus gagal ginjal akut pada anak, ketentuan mengenai batas cemaran EG dan DEG tidak diatur dalam standar farmakope Indonesia maupun internasional.

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Penny K Lukito akhirnya mengakui jika instansi yang dipimpinnya lalai dan melakukan kesalahan dalam pengawasan sistem pascaproduksi.

Atas dasar ingin lepas dari tanggung jawab inilah dan secara langsung menunjuk dan mempidana perusahaan farmasi inilah yang membuat berang anggota DPR RI. Terkait desakan agar dirinya segera dipecat dari berbagai elemen, Penny K. Lukito menanggapi dengan santai. Meskipun sudah mengakui lalai dalam pengawasan, Penny K. Lukito tetap tidak merasa kecolongan karena menurutnya, BPOM tidak terlibat dalam pengawasan bahan pelarut yang digunakan oleh industri farmasi.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

BPOM Umumkan 2 Perusahaan Farmasi Sebagai Tersangka Kasus Cemaran EG dan DEGBPOM Umumkan 2 Perusahaan Farmasi Sebagai Tersangka Kasus Cemaran EG dan DEGBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengumumkan dua perusahaan farmasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus cemaran bahan baku obat sirup. Perusahaan itu adalah PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries.
Weiterlesen »

Kasus Obat Sirop, Impor EG dan DEG akan di Bawah Kewenangan BPOMKasus Obat Sirop, Impor EG dan DEG akan di Bawah Kewenangan BPOMPemerintah sedang memproses agar impor bahan pelarut obat sirup berupa PG, PEG, EG dan DEG ada di bawah kewenangan BPOM.
Weiterlesen »

Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, BPOM: Cemaran EG dan DEG 702 Kali Melebihi Ambang BatasKasus Gagal Ginjal Akut Anak, BPOM: Cemaran EG dan DEG 702 Kali Melebihi Ambang BatasCemari obat dengan EG dan DEG 433–702 kali ambang batas, lima perusahaan farmasi dapat sanksi administratif dari BPOM dan akan diproses hukum. TempoBisnis
Weiterlesen »

Berikut 168 Daftar Obat Sirup Bebas EG dan DEG Berdasarkan Data BPOMBerikut 168 Daftar Obat Sirup Bebas EG dan DEG Berdasarkan Data BPOMBPOM mengumumkan daftar obat sirup yang bebas dari bahan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak.
Weiterlesen »

Total Sudah 5 Produsen Obat 'Nakal' Ditindak BPOM Akibat EG dan DEGTotal Sudah 5 Produsen Obat 'Nakal' Ditindak BPOM Akibat EG dan DEGBPOM telah menindak lima industri farmasi yang terbukti menggunakan pelarut pada obat sirop hingga mengandung cemaran EG dan DEG di atas ambang batas.
Weiterlesen »

Gugatan Komunitas Konsumen Indonesia, Kepala BPOM: Silakan Berproses, Kami Akan Menjawab - Tribunnews.comGugatan Komunitas Konsumen Indonesia, Kepala BPOM: Silakan Berproses, Kami Akan Menjawab - Tribunnews.comKKI diketahui melayangkan gugatan kepada BPOM terkait kasus obat sirop yang tercemar kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).
Weiterlesen »



Render Time: 2025-02-26 18:44:15