Bupati Meranti: Hentikan Eksploitasi jika Perhitungan Belum Jelas

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Bupati Meranti: Hentikan Eksploitasi jika Perhitungan Belum Jelas
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 61 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 51%

Penerimaan dana bagi hasil (DBH) migas menjadi polemik. Pemicunya adalah protes dari Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil.

JawaPos.com – Bahkan, dia meminta pemerintah pusat menghentikan eksploitasi migas di wilayahnya jika perhitungan DBH migas yang diterima belum jelas.

Meski penerimaan negara dari sektor migas fluktuatif setiap tahun, pemerintah pusat tetap memastikan anggaran TKD selalu terjaga. Tujuannya tidak lain agar pemda dapat melaksanakan tugas dalam pelayanan publik. Untuk memitigasi ketidakseimbangan vertikal , pemerintah pusat mengalokasikan TKD melalui DBH dari migas secara transparan dan adil sesuai UU. Di samping itu, pemerintah pusat menyalurkannya melalui program/kegiatan oleh kementerian/lembaga melalui APBN.

Baca juga:Filep Pertanyakan Dana Rp 124,84 Miliar DBH Migas Bagi Masyarakat AdatDiungkapkan Adil, pada 2022 Kepulauan Meranti menerima DBH sebesar Rp 114 miliar dengan hitungan harga minyak USD 60 per barel. Kemudian, dalam pembahasan APBD 2023 sesuai pidato Presiden Jokowi, harga minyak dunia naik menjadi USD 100 per barel. Sementara itu, asumsi penerimaan 2023 lebih kurang Rp 115 miliar.

Keluhan Adil terhadap kecilnya penerimaan DBH itu bukan yang pertama. Sebelumnya dia mengaku sedang menyusun rencana untuk menempuh jalur hukum. Sebab, saat ini asumsi penerimaan DBH migas Meranti tidak lebih dari Rp 115 miliar. Padahal, menurut kalkulasinya, berdasar sejumlah indikator terkait seharusnya lebih dari Rp 300 miliar.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

jawapos /  🏆 35. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Bupati Meranti Gusar Soal Alokasi DBH Migas, Kemenkeu Beberkan FaktaBupati Meranti Gusar Soal Alokasi DBH Migas, Kemenkeu Beberkan FaktaAsumsi minyak mentah masih berbeda-beda, Kemenkeu menyebut USD 80 per barel sementara Presiden Joko Widodo menyebut USD 100 per barel.
Weiterlesen »

Viral Bupati Kepulauan Meranti Marah Hingga Singgung Angkat Senjata Gegara Dana Bagi HasilViral Bupati Kepulauan Meranti Marah Hingga Singgung Angkat Senjata Gegara Dana Bagi HasilViral video Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil yang meluapkan kekesalannya akibat pendapatan dari minyak dalam sebuah acara di depan undangan yang hadir.
Weiterlesen »

Viral Bupati Kepulauan Meranti Marah Hingga Singgung Angkat Senjata Gegara Dana Bagi Hasil MinyakViral Bupati Kepulauan Meranti Marah Hingga Singgung Angkat Senjata Gegara Dana Bagi Hasil MinyakViral video Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil yang meluapkan kekesalannya akibat pendapatan dari minyak dalam sebuah acara di depan undangan yang hadir.
Weiterlesen »

Bupati Meranti Bicara Angkat Senjata-Pindah Negara gegara DBHBupati Meranti Bicara Angkat Senjata-Pindah Negara gegara DBHBupati Meranti M Adil kesal karena pembagian DBH ke daerahnya minim. Padahal produksi minyak dari Meranti justru meningkat. Via: detikSumut
Weiterlesen »

Bupati Meranti Sebut Pegawai Kemenkeu Iblis, Stafsus Sri Mulyani: Sungguh Tidak AdilBupati Meranti Sebut Pegawai Kemenkeu Iblis, Stafsus Sri Mulyani: Sungguh Tidak AdilStafsus Sri Mulyani angkat bicara menanggapi pernyataan Bupati Meranti Muhammad Adil yang menyebut pegawai Kemenkeu sebagai iblis atau setan.
Weiterlesen »

Protes Jatah DBH, Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis!Protes Jatah DBH, Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis!Bupati Meranti menyebut Kementerian Keuangan iblis lantaran dirinya mempertanyakan pembagian DBH minyak ke wilayahnya.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-07 02:35:51