Enam nelayan pancing yang menjadi korban perahu Hokky 88 yang terbalik diterjang ombak besar di perairan Plawangan, daerah Pantai Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwojarjo pada Sabtu (16/7), ternyata tidak ada yang mengenakan pelampung.
Biasanya, mereka itu selalu mengenakan pelampung, terutama saat melintasi di perairan Plawangan yang dikenal kawasan maut dengan ombak yang cukup besar. “Saya selamat setelah menemukan pelampung di laut,” terang Mohammad Zainul, 36, salah satu korban selamat asal Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.
Rombongannya itu, jelas dia, mulai berangkat dari pantai sekitar pukul 16.00. Dan itu, sebenarnya terlalu sore dan ombak di Laut Selatan sedang ganas-ganasnya menghantam bibir pantai. “Serba terburu-buru, saya diajak untuk berangkat pukul 12.00,” ungkapnya. Setelah terlempar dari perahu yang terbalik, Zainul mengaku sudah tidak melihat empat temannya. Ia hanya melihat nakhoda yang juga sudah mulai lemas karena menahan napas. “Kalau Pak Jarwanto setahu saya menemukan jeriken, dia pegangan itu biar bisa mengambang terus,” ucapnya.
Dalam kecelakaan itu, empat nelayan tewas dan dua lainnya selamat. Keempat korban yang meninggal itu Sapuwan Samsudin, 54, dan Ja’far Abas, 66, kakak beradik yang tinggal di Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng; Mohadi, 42, asal Dusun Tugung, Desa/Kecamatan Sempu, dan Zainul, 44, warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Sedang dua yang selamat Mohammad Zainul dan sang nahkoda Jarwanto, asal Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.
Sambil menahan napas, Zainul mengisahkan saat berangkat dari pantai semua berjalan aman. Saat perahu yang dinaiki bersama lima orang lainnya memasuki perairan Plawangan, tiba-tiba mesin mati. Bersamaan dengan itu, datang ombak besar dan menghantam perahunya. “Kejadiannya terlalu cepat, saat mesin mati kami tidak sempat pakai pelampung, ombak besar keburu menghantam dan perahu terbalik,” ucapnya.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Cerita Warga yang Pilih Bertahan di MariupolPertempuran telah membuat kota di pinggir Laut Azov ini remuk. Dulu, ada 430 ribu warga tinggal di Mariupol, namun sekarang tersisa puluhan ribu orang. TempoDunia
Weiterlesen »
Dampingi Presiden Jokowi, Ini Cerita Seru Sandiaga Uno Berlayar dengan Phinisi di Perairan Taman Nasional KomodoMenparekraf Sandiaga Uno menceritakan pengalaman serunya saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau Pulau Rinca berlayar menggunakan kapal phinisi di perairan Taman...
Weiterlesen »
Cerita Pemenang DSC: Calon Investor Berdatangan, Networking Makin LuasPara pemenang Diplomat Success Challenge (DSC) mendapatkan benefit atas bisnis mereka.
Weiterlesen »
Cerita Ahsan Minder Dipasangkan dengan Hendra SetiawanMohammad Ahsan pernah merasa minder saat kali pertama berpasangan dengan Hendra Setiawan.
Weiterlesen »
Persija Jakarta Punya Catatan Buruk Lawan Bali United, Thomas Doll: Itu Cerita Lalu | Goal.comDari lima pertemuan terakhir yang dimainkan, Persija dikalahkan BaliUnited sebanyak empat kali. Liga1
Weiterlesen »
6 Tahun Berlalu, Cek Toko Sebelah Lanjutkan Cerita Layar LebarnyaFilm Cek Toko Sebelah 2 akan memulai proses syuting. Sekuel ini berjarak 6 tahun dari film pertamanya.
Weiterlesen »