Cerita Warga Mariupol yang Melarikan Diri: Kota Kami Seperti Neraka!

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Cerita Warga Mariupol yang Melarikan Diri: Kota Kami Seperti Neraka!
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 73 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 51%

Miris, warga Mariupol, Ukraina, menceritakan kehidupannya yang berubah menjadi neraka

yang melarikan diri menggambarkan"neraka" yang mereka tinggalkan di kota Mariupol yang terkepung. Mereka mengaku melihat mayat di jalanan, terpaksa tidur di suhu di bawah nol derajat, dan bersembunyi di ruang bawah tanah.

Dihantam tanpa henti oleh pasukan Rusia, warga Mariupol mengatakan bahwa mereka terpaksa mencairkan salju untuk air minum dan memasak sisa makanan di atas api terbuka dengan makanan, air, dan pasokan listrik terputus."Mereka menembakkan begitu banyak roket," kata Tamara Kavunenko , kepada AFP, seperti dikutip dari Channel News Asia. Tamara adalah salah satu dari 4.300 warga Mariupol yang melarikan diri ke pusat kota Ukraina, Zaporizhzhia minggu ini.

"Di jalan-jalan ada banyak mayat warga sipil yang tewas," katanya."Ketika salju datang, kami mengumpulkannya dan mencairkannya untuk air. Jika tidak, kami merebus air dari sungai untuk diminum. Ini bukan Mariupol lagi. Ini neraka," ungkapnya. Ukraina mengatakan lebih dari 2.000 orang telah tewas sejauh ini di kota, target strategis utama untuk pasukan Moskow. Mariupol berpotensi menghubungkan pasukan Rusia di Krimea ke barat dan Donbass ke timur, sementara memotong akses Ukraina ke Laut Azov.

Pada hari Kamis, Ukraina menuduh Rusia mengebom sebuah teater di kota pelabuhan tempat ratusan orang berlindung, meskipun ada tanda bertuliskan"DETI" - atau anak-anak dalam bahasa Rusia - terukir di tanah di kedua sisi gedung.“Sekitar 6.500 mobil tersisa selama dua hari terakhir, kata walikota Mariupol Vadim Boychenko di Telegram pada Rabu malam hingga Kamis. Banyak dari mereka melarikan diri secara kebetulan di tengah pemadaman komunikasi.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Rusia Bombardir Gedung Teater di Mariupol, Ternyata Tempat 1.200 Warga Sipil BerlindungRusia Bombardir Gedung Teater di Mariupol, Ternyata Tempat 1.200 Warga Sipil BerlindungPasukan Rusia dilaporkan membombardir sebuah gedung teater di Mariupol, Ukraina, Rabu (16/3/2022).
Weiterlesen »

Teater Drama Mariupol yang Tampung Lebih dari 1.000 Warga Sipil DibomTeater Drama Mariupol yang Tampung Lebih dari 1.000 Warga Sipil DibomUkraina mengklaim bahwa Rusia telah menghancurkan sebuah teater yang menampung lebih dari seribu orang di Kota Mariupol yang terkepung.
Weiterlesen »

Warga Keluar Hidup-Hidup dari Gedung Teater Mariupol yang Dibom, Rusia Dituding Lakukan GenosidaWarga Keluar Hidup-Hidup dari Gedung Teater Mariupol yang Dibom, Rusia Dituding Lakukan GenosidaWarga sipil yang berlindung di sebuah teater di Mariupol muncul hidup-hidup hari Kamis (17/3/2022), yang sebelumnya dituding dapat serangan bom Rusia.
Weiterlesen »

Cerita Warga Lokal yang Antusias Gelaran MotoGP Mandalika Berdampak Positif Pada PariwisataCerita Warga Lokal yang Antusias Gelaran MotoGP Mandalika Berdampak Positif Pada PariwisataGelaran MotoGP Mandalika yang dimulai pada Jumat (18/3) besok rupanya membawa dampak positif bagi industri pariwisata di Lombok yang telah dihantam pandemi COVID-19 selama dua tahun.
Weiterlesen »

Mitos Warga Lamongan Dilarang Makan Lele, Gatal-Gatal Jika MelanggarMitos Warga Lamongan Dilarang Makan Lele, Gatal-Gatal Jika MelanggarDi Kabupaten Lamongan ada mitos yang melarang warga asli untuk memakan ikan lele, apabila melanggar akan mengalami gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 21:38:57