Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal penundaan pemilu tidak tegas
Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana, Rabu . Partai Demokrat menilai pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal penundaan pemilu tidak tegas. Berbeda dengan sikap Presiden Jokowi saat merespons soal perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.Sapa Indonesia Pagi Kompas TV“Pernyataan Pak Presiden kemarin memang kurang tegas ya jadi masih mengayun, begitulah.
“Ini beda misalnya dengan pernyataan beliau beberapa waktu lalu terkait soal 3 periode, itu kan jelas tu. Ini menampar muka saya, ini menjilat saya, bahkan ini menjerumuskan saya. Ini kan dua hal yang sama, sama-sama ingin mengubah konstitusi kan tapi kualitas pernyataannya itu harus kita akui yang terakhir soal penundaan pemilu yang berkorelasi dengan perpanjangan masa jabatan ini tidak setegas yang lalu, tidak seterang benderang yang lalu,” tambah Jansen.
Sepatutnya, kata Jansen, Presiden Jokowi memberikan pernyataan tegas untuk usulan penundaan pemilu seperti halnya saat merespons perpanjangan periode jabatan presiden.Baca Juga: “Kalau yang lalu itu nggak perlu lagi kita tafsirkan, orang dua hal yang sama kok mengubah konstitusi itu, kenapa kok kemudian pernyataannya itu masih agak mengayun begitu, masih agak mengambang harusnya mirip seperti kemarin lah,” ujar Jansen.
Dengan begitu, usulan penundaan pemilu 2024 tidak menjadi polemik di publik yang terus berputar-putar menghabiskan energi.