Dicap Pro Rusia dan Pengkhianat Ukraina, Seorang Wali Kota Diculik dan Ditembak Mati
PIKIRAN RAKYAT - Volodymyr Struk, seorang wali kota di Ukraina bagian timur yang pro Rusia, dinyatakan tewas setelah diculik dari rumahnya.
Struk yang kini berusia 57 tahun tersebut sudah menjadi walikota Kreminna di Republik Luhansk sejak 2020. Luhansk merupakan bagian dari wilayah Donbas di Ukraina timur yang memisahkan diri dan sudah diproklamasikan sejak 27 April 2014. Pada 1 Maret 2022, seorang istri Struk memberi tahu polisi bahwa suaminya tersebut telah diculik oleh pria yang tidak jelas identitasnya. Wali kota tersebut ditemukan tewas pada 2 Maret 2022 setelah diculik dari rumahnya.Di sisi lain, kematian Struk disambut gembira oleh salah satu pejabat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Ukraina Klaim 9.166 Tentara Rusia Tewas di Hari Ke-9 Perang Rusia Vs Ukraina - Tribunnews.comHari kesembilan invasi militer Rusia ke Ukraina terus memakan korban warga sipil dan militer.
Weiterlesen »
Ukraina Butuh Bantuan Kemanusiaan, Dubes Ukraina Minta Dunia Lantang Kutuk Agresi Rusia!Di tengah serangan yang dilancarkan Rusia ke Ukraina, ia menyebut bahwa hal ini sudah bukan lagi soal Ukraina, tapi mengenai Eropa dan keamanan global.
Weiterlesen »
Wali Kota Pro-Rusia di Ukraina Timur Diculik dan Ditembak MatiPemerintah Ukraina menganggap wali kota di Luhansk ini sebagai pengkhianat. Seorang wali kota pro-Rusia di Ukraina timur diculik pria berseragam kamuflase dari...
Weiterlesen »
Wali Kota Ukraina Pro-Rusia Ini Dilaporkan Tewas Setelah Diculik dari RumahPenasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina\nmenuduh Struk dianggap sebagai 'pengkhianat' setelah 'dihakimi pengadilan rakyat.'
Weiterlesen »
Rusia Mengklaim 498 Tentara Rusia Tewas Sejak Invasi ke Ukraina DimulaiRusia menyatakan jumlah korban tewas pasukan Rusia bukan tak terhitung, namun hanya 498 orang.
Weiterlesen »
Dubes Rusia: Pemerintah Kriminal Ukraina Ingin Hapus Bahasa Rusia dari Percakapan Sehari-hari - Tribunnews.comLyudmila Georgievna Vorobieva menyebut pemerintah kriminal Ukraina berupaya menghapus Bahasa Rusia dari percakapan sehari-hari.
Weiterlesen »