Kinerja Inerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini masih menorehkan kinerja kurang baik.
IHSG diperdagangkan di kisaran 6.600-6.700. Hingga saat ini, IHSG belum mampu menyentuh kembali zona psikologisnya di level 7.000.
Volatilnya IHSG pada pekan ini disebabkan karena kondisi makroekonomi global yang masih belum menentu, sehingga investor tidak akan mempertahankannya dalam waktu yang lebih lama. Inflasi inti, yang mengecualikan barang dengan harga volatil seperti makanan dan energi, juga melambung, yakni sebesar 5,9%, melampaui estimasi yang memperkirakan angka 5,7%. Inflasi inti dianggap mencerminkan daya beli masyarakat.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Jelang Akhir Pekan, IHSG Hari Ini Diproyeksi MelemahPergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi cenderung melemah pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (15/7/2022) menyusul pelemahan di bursa global.
Weiterlesen »
Menjelang Penutupan Akhir Pekan, IHSG Menguat 0,25%Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,25% ke 6.706,46 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (15/7/2022).
Weiterlesen »
Tekanan Eksternal Masih Kuat, IHSG Kembali Dibuka MelemahTekanan Eksternal Masih Kuat, IHSG Kembali Dibuka Melemah
Weiterlesen »
209 Saham Bertambah, IHSG Ditutup Naik49 Poin ke 6.690IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan sore ini Kamis (14/7/2022) naik 49,0 poin (0,73%) ke level 6.690
Weiterlesen »
IHSG Kokoh, Saham Big Cap BBCA, BBRI, TLKM, GOTO Kompak Naik | Market - Bisnis.comIHSG ditutup menguat meskipun dibayangi sentimen negatif lonjakan inflasi AS dan potensi kenaikan suku bunga.
Weiterlesen »