Dua Lessor Gugat Hasil PKPU Garuda (GIAA), Tagihan Rp2,3 Triliun
Bisnis.com, JAKARTA - Emiten maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia Tbk. melaporkan telah menerima gugatan kasasi dari dua lessornya atas hasil homologasi sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang .
"Masing-masing sebagai pemohon kasasi telah mengajukan permohonan kasasi terhadap perseroan, sebagai termohon kasasi, atas putusan homologasi Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tertanggal 27 Juni 2022 yang pada pokoknya mengatakan sah dan mengikat secara hukum perjanjian perdamaian dengan para kreditornya," ungkap Irfan.
Menurutnya, permohonan kasasi tersebut tidak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional perseroan, serta seluruh aspek kegiatan operasional akan tetap berlangsung secara normal.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Grup Garuda (GIAA, GMFI) hingga Grup Bakrie (BTEL, VIVA) Kena Denda Akibat Belum Rilis Lapkeu Q1/2022 | Market - Bisnis.comSebanyak 51 di antaranya terkena sanksi denda Rp50 juta dan peringatan tertulis II dari BEI. BTEL, VIVA, GIAA dan GMFI termasuk dalam daftar emiten yang belum merilis laporan keuangan interimnya per 31 Maret 2022.
Weiterlesen »
Jhonlin Agro (JARR) Punya Haji Isam Bangun Pabrik Rp2 Triliun Sebelum IPO | Market - Bisnis.comCalon emiten PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) milik Haji Isam menghabiskan dana Rp2 triliun untuk membangun pabrik Biodiesel sebelum IPO.
Weiterlesen »
United Tractors (UNTR) Buyback Saham Jumbo Rp5 Triliun | Market - Bisnis.comBuyback saham United Tractors (UNTR) akan dilakukan secara bertahap untuk periode tiga bulan terhitung sejak 13 Juli 2022 sampai dengan 12 Oktober 2022.
Weiterlesen »
NFC Indonesia NFCX Targetkan Pendapatan Rp11 Triliun di 2022 | Market - Bisnis.comGrup MCAS, NFC Indonesia Tbk. (NFCX) menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp11 triliun pada tahun ini.
Weiterlesen »