Dua Mantan Pembantu Trump Akan Bersaksi di Panel Penyelidik Serangan 6 Januari 2021 DPR AS

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Dua Mantan Pembantu Trump Akan Bersaksi di Panel Penyelidik Serangan 6 Januari 2021 DPR AS
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Matthew Pottinger, deputi penasihat keamanan nasional mantan presiden Trump, dan deputi sekretaris pers Sarah Matthews dijadwalkan hadir di hadapan komite DPR itu dalam sidang hari Kamis (21/7).

Media berita AS mengatakan dua pembantu mantan presiden Donald Trump pekan ini akan memberi kesaksian di hadapan komite khusus di Kongres yang menyelidiki serangan 6 Januari 2021 terhadap Gedung Kongres mengenai reaksi langsung Trump mengenai serangan itu.

Matthew Pottinger, deputi penasihat keamanan nasional mantan presiden Trump, dan deputi sekretaris pers Sarah Matthews dijadwalkan hadir di hadapan komite DPR itu dalam sidang hari Kamis. Sidang dengar keterangan ini akan berfokus pada situasi di Gedung Putih sewaktu para pendukung Trump menyerbu US Capitol untuk menghentikan proses sertifikasi resmi kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden November 2020.

Pottinger dan Matthews diharapkan akan memberi kesaksian mengenai upaya yang panik namun tanpa hasil di kalangan staf Gedung Putih, juga keluarga Trump sendiri, untuk membuatnya mengeluarkan pernyataan pada jam-jam pertama serangan untuk mendesak para pendukung itu agar mundur. Lebih dari tiga jam berlalu sebelum Trump akhirnya mengeluarkan pernyataan yang meminta para perusuh untuk pulang. Pottinger dan Matthews kemudian sama-sama mundur dari jabatan mereka pada hari itu.

Sementara itu, Secret Service hari Selasa diperkirakan akan menyerahkan ke komite itu semua komunikasi elektronik dari agen-agennya sekitar waktu serangan itu. Panel mengeluarkan panggilan tertulis kepada dinas tersebut setelah inspektur internal bagi Departemen Keamanan Dalam Negeri, badan induk Secret Service, mengeluarkan laporan yang menyatakan Secret Service telah menghapus SMS agen-agennya pada 6 Januari dan hari sebelumnya.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Eks Presiden Rusia: Ukraina Bakal Tunduk dengan Syarat MoskowEks Presiden Rusia: Ukraina Bakal Tunduk dengan Syarat MoskowMantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan bahwa Rusia akan menang di Ukraina.
Weiterlesen »

Dmitry Medvedev: Jika Crimea Diserang, Hari Kiamat Akan TibaDmitry Medvedev: Jika Crimea Diserang, Hari Kiamat Akan TibaMantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, setiap serangan terhadap Crimea akan memicu tanggapan dengan skala hari kiamat.
Weiterlesen »

Virus Marburg menewaskan warga di Afrika, virus apa itu? - BBC News IndonesiaVirus Marburg menewaskan warga di Afrika, virus apa itu? - BBC News IndonesiaDua kasus pertama virus Marburg yang mematikan muncul di Afrika. Virus yang sangat menular ini berasal dari satu keluarga virus penyebab Ebola.
Weiterlesen »

Anak Eks Liverpool & Manchester United Gabung Manchester City | Goal.comAnak Eks Liverpool & Manchester United Gabung Manchester City | Goal.comMantan pemain Liverpool Emile Heskey dan eks kiper Manchester United Lee Grant telah memasukkan anaknya ke akademi Manchester City. SisiLain Liverpool ManchesterUnited ManchesterCity EPL
Weiterlesen »

Jadwal Pramusim Manchester United: Hari Ini Lawan Crystal PalaceJadwal Pramusim Manchester United: Hari Ini Lawan Crystal PalaceDua kemenangan dari dua laga, dengan mencetak empat gol, sudah dicatatkan Manchester United di pramusimnya. Berikutnya ada Crystal Palace yang akan dihadapi.
Weiterlesen »

Vladimir Putin: Bagaimana Rusia habiskan uang negara dalam jumlah sangat besar untuk melindungi presidennya dari terkena Covid - BBC News IndonesiaVladimir Putin: Bagaimana Rusia habiskan uang negara dalam jumlah sangat besar untuk melindungi presidennya dari terkena Covid - BBC News IndonesiaSekitar US$54,6 juta dihabiskan untuk sejumlah tindakan yang diambil untuk melindungi kesehatan Presiden Rusia Vladimir Putin selama dua tahun pandemi, 2020 dan 2021, menurut data yang tersedia secara terbuka.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 21:24:43