Pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK pada Oktober 2022 tumbuh kencang atau dua digit secara tahunan.
Bagikan A- A+ OBisnis.com, JAKARTA – Peningkatan simpanan nasabah di bank atau biasa disebut dana pihak ketiga dinilai tidak hanya dipicu oleh kenaikan suku bunga deposito. Ekonom melihat kenaikan tersebut juga bisa dipicu oleh tumbuhnya penyaluran kredit.
Sebagaimana diketahui, penyaluran kredit industri perbankan tercatat mencapai Rp6.314,4 triliun pada Oktober 2022, tumbuh 11,7 persen secara tahunan. Kenaikan tersebut lebih pesat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 10,89 persen yoy. Mencermati hal itu, Piter menilai bahwa kenaikan suku bunga deposito tidak begitu besar sehingga bukan menjadi faktor pendorong utama meningkatnya pertumbuhan DPK pada Oktober 2022.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Persaingan Ketat Bank Jumbo, Ini DPK 4 Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCAIndustri perbankan kini beradu strategi untuk meningkatkan himpunan DPK, khususnya dana murah.
Weiterlesen »
Bursa Taruhan Juara Piala Dunia 2022 dari Kacamata Ekonom GlobalBrasil dan Messi diijagokan sebagai yang terbaik di Piala Dunia 2022. Sementara Inggris diperkirakan menjadi pesakitan di kompetisi yang digelar di Qatar.
Weiterlesen »
Ekonom: Bisnis AMDK Galon di Indonesia Sangat Tidak SehatBisnis air minuman dalam kemasan (AMDK) di Indonesia dinilai tidak sehat oleh pakar Ekonomi dan Bisnis Fakultas Ekonomi UI, Tjahjanto Budisatrio. Berikut alasannya.
Weiterlesen »
Ekonom Menilai Aturan Pasar Karbon dalam RUU PPSK Perlu PerbaikanDirektur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira menilai pembahasan pasar karbon dalam RUU PPSK telah memasuki pembahasan krusial.
Weiterlesen »
Beban Bunga Utang Pemerintah Bengkak, Ekonom: Ruang Gerak Fiskal Makin TerbatasRuang gerak APBN dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dinilai semakin terbatas pada 2023 dikarenakan beban bunga utang yang membengkak.
Weiterlesen »
Sri Mulyani Waspadai Risiko Pelemahan Pertumbuhan Ekonomi di 2023 |Republika OnlinePemerintah tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi sesuai APBN 2023
Weiterlesen »