Evakuasi di Mariupol Gagal Akibat Dikepung Pasukan Rusia, Warga Semakin Menderita

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Evakuasi di Mariupol Gagal Akibat Dikepung Pasukan Rusia, Warga Semakin Menderita
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 wow_keren
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 80%

Evakuasi di Mariupol Gagal Akibat Dikepung Pasukan Rusia, Warga Semakin Menderita Internasional

Dunia Konflik Rusia dan Ukraina WowKeren - Kondisi di Ukraina pasca serangan invasi yang diluncurkan oleh Rusia beberapa waktu lalu tampak semakin menyedihkan. Salah satu kota yang telah habis diserang, Rusia adalah Mariupol.

Selain itu, ribuan orang juga memilih berkerumun di ruang bawah tanah, gemetar saat mendengar suara peluru Rusia yang menghantam kota pelabuhan yang strategis itu. Salah seorang warga yang diketahui identitasnya sebagai Goma Janna menyampaikan kesedihannya atas serangan Rusia di kota tersebut."Kenapa aku tidak boleh menangis?" ujar Janna sembari menangis di bawah cahaya lampu minyak di bawah tanah, dikelilingi oleh wanita dan anak-anak, dilansir Rabu .

Kota pelabuhan Mariupol sendiri diketahui terletak di Laut Azov, yang telah dikepung oleh tentara Rusia selama berhari-hari. Atas hal ini, Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk mengatakan bahwa Mariupol berada dalam"situasi bencana".

Kegagalan evakuasi masyarakat di kota pelabuhan Mariupol itu tampaknya hingga kini juga masih terjadi. Alhasil, banyak mayat tergeletak di jalan-jalan Mariupol. Kemudian, masyarakat yang kelaparan juga terpaksa masuk ke toko-toko untuk mencari makanan dan terpaksa mencairkan salju untuk kebutuhan air.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

wow_keren /  🏆 5. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Alasan Kemanusiaan, Rusia Buka Rute Evakuasi Warga UkrainaAlasan Kemanusiaan, Rusia Buka Rute Evakuasi Warga UkrainaRusia mengumumkan pembukaan sejumlah koridor kemanusiaan untuk memungkinkan evakuasi warga sipil di beberapa kota Ukraina yang dilanda pertempuran sengit.
Weiterlesen »

Rusia Umumkan Genjatan Senjata untuk Evakuasi Warga Sipil UkrainaRusia Umumkan Genjatan Senjata untuk Evakuasi Warga Sipil UkrainaBeberapa rute evakuasi ini akan menyalurkan warga sipil Ukraina ke Rusia atau Belarusia. Sepanjang pembukaan koridor kemanusiaan, angkatan bersenjata Rusia...
Weiterlesen »

Perundingan Ketiga Rusia dan Ukraina Catat Kemajuan untuk Evakuasi Warga, Politik dan Militer BelumPerundingan Ketiga Rusia dan Ukraina Catat Kemajuan untuk Evakuasi Warga, Politik dan Militer BelumRusia dan Ukraina mengatakan mereka membuat sedikit kemajuan selama perundingan putaran ketiga untuk koridor kemanusiaan, politik dan militer belum.
Weiterlesen »

Ukraina, Rusia Sepakat Evakuasi Sipil dari Beberapa DaerahUkraina, Rusia Sepakat Evakuasi Sipil dari Beberapa DaerahWakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk, Selasa (8/3) mengatakan ada kesepakatan bagi Rusia untuk melakukan gencatan senjata sementara dan memungkinkan warga sipil untuk meninggalkan Sumy, kota di Ukraina timur. Kementerian pertahanan Rusia mengatakan koridor evakuasi tambahan akan dibuka...
Weiterlesen »

Rusia Kembali Umumkan Gencatan Senjata Rabu, Buka Koridor Evakuasi Warga Sipil dari 5 Kota UkrainaRusia Kembali Umumkan Gencatan Senjata Rabu, Buka Koridor Evakuasi Warga Sipil dari 5 Kota UkrainaRusia kembali umumkan jeda pertempuran mulai pukul 10 pagi waktu Rabu (9/3/2022), siap buka koridor evakuasi dari Kiev, Chernihiv, Sumy, Kharkiv dan Mariupol
Weiterlesen »

BP2MI Belum Pastikan Evakuasi Pekerja Migran Indonesia di Rusia ke BaliBP2MI Belum Pastikan Evakuasi Pekerja Migran Indonesia di Rusia ke BaliBeritaTerpopuler BP2MI Belum Pastikan Evakuasi Pekerja Migran Indonesia di Rusia ke Bali BP2MIBali pekerjamigranindonesia InvasiRusia
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-06 10:31:10