Gerah dengan Aksi Letnan Princen, Militer Belanda Bentuk Unit Khusus | merdeka.com

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Gerah dengan Aksi Letnan Princen, Militer Belanda Bentuk Unit Khusus | merdeka.com
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 merdekadotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 51%

Gerah dengan Aksi Letnan Princen, Militer Belanda Bentuk Unit Khusus

Penyerangan ke pabrik teh Hardjasari pada 17 Juni 1949, bukan-lah satu-satunya aksi militer yang dilakukan oleh Letnan Dua Johannes Cornelis Princen. Beberapa bulan sebelumnya, eks serdadu Belanda itu pernah memimpin Pasukan Istimewa Kompi II Batalyon Kala Hitam tersebut menyerang pos-pos militer Belanda di Sukabumi .

Princen juga pernah melakukan penyergapan terhadap sebuah kereta api yang datang dari arah Cianjur di Stasiun Gandasoli. Sehingga menyebabkan dua Belanda tewas seketika. Dia pun kerap mengadang iring-ringan konvoi tentara Belanda di sepanjang jalan raya Gekbrong .Semua aksi itu menjadikan militer Belanda semakin geram dan bernafsu memburunya. Selain menghargai kepala Princen sejumlah f 50.000, pihak intelijen Belanda juga terus melangsungkan kampanye hitam. Termasuk menuduh Princen sebagai pelaku utama yang harus bertanggungjawab atas penyembelihan delapan serdadu Belanda di wilayah Sukabumi pada 28 Februari 1949.

Di kesatuan yang ada di bawah komandan kompi Hoesein Bachtiar itulah, pada Maret 1949, Princen memang pernah “dititipkan” sementara oleh Batalyon Kala Hitam.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

merdekadotcom /  🏆 36. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Rusia Dakwa 92 Anggota Militer Ukraina dengan Kejahatan terhadap Kemanusiaan | merdeka.comRusia Dakwa 92 Anggota Militer Ukraina dengan Kejahatan terhadap Kemanusiaan | merdeka.comUkraina juga melakukan penyelidikan kejahatan perang yang dilakukan pasukan Rusia.
Weiterlesen »

Bingung Pilih Program Kampus Merdeka? Coba Daftar Bangkit AkademiBingung Pilih Program Kampus Merdeka? Coba Daftar Bangkit AkademiBangkit Academy, program yang dirancang khusus oleh Google dan terafiliasi dengan kampus merdeka ini didesain untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri dan sertifikasi teknologi.
Weiterlesen »

Transjakarta Kembali Operasikan Bus Khusus Wanita | merdeka.comTransjakarta Kembali Operasikan Bus Khusus Wanita | merdeka.comPengoperasian bus pink ini merupakan komitmen dari TransJakarta untuk memberikan layanan yang aman dan nyaman terutama bagi pelanggan wanita.
Weiterlesen »

RSUD Sungai Bahar Siapkan Ruangan Khusus saat Autopsi Ulang Brigadir J | merdeka.comRSUD Sungai Bahar Siapkan Ruangan Khusus saat Autopsi Ulang Brigadir J | merdeka.comRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, akan menjadi tempat pelaksanaan autopsi ulang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. RSUD Sungai Bahar berlokasi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.
Weiterlesen »

Masih Ada yang Ajukan Merek Citayam Fashion Week, DJKI Bentuk Tim Profesional | merdeka.comMasih Ada yang Ajukan Merek Citayam Fashion Week, DJKI Bentuk Tim Profesional | merdeka.comAdapun satu pihak yang dalam proses pendaftaran merek CFW yaitu dari pemohon Daniel Handoko Santoso yang mendaftarkan merek tersebut di kelas 25. Selain itu, merek Citayam juga sedang diajukan permohonan mereknya oleh PT. Tekstil Industri Palekat di kelas 25.
Weiterlesen »

Aksi Sadis Adik Kandung & Ipar Bantai Kakak Hingga Tewas, Semua Cuma karena Cinta | merdeka.comAksi Sadis Adik Kandung & Ipar Bantai Kakak Hingga Tewas, Semua Cuma karena Cinta | merdeka.comAksi Sadis Adik Kandung dan Ipar Bantai Kakak Hingga Tewas, Semua Cuma karena Cinta
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-05 22:17:26