Harga minyak tembus di atas USD 80 per barel pada hari Selasa
Liputan6.com, Jakarta dan mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam lebih dari sebulan. Ini terjadi karena investor membeli aset berisiko setelah data AS menunjukkan perlambatan inflasi.
Dikutip dari CNBC, Rabu , harga minyak mentah berjangka Brent menetap di USD 80,68 per barel, naik USD 2,69, atau 3,5 persen. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS di USD 75,39 per barel, naik USD 2,22, atau 3 persen. Kedua kontrak mencatat kenaikan harian terbesar sejak 4 November. "Tidak ada yang benar-benar melihat angka itu datang di bawah ekspektasi - kemungkinan peristiwa positif permintaan yang menempatkan tawaran di pasar," kata analis Mizuho Robert Yawger.
2 dari 3 halamanFokus PasarFokus sekarang akan beralih ke bagaimana Federal Reserve AS menanggapi laporan CPI, tambah Yawger. Jeda kenaikan suku bunga bisa mendorong harga lebih tinggi. Reli hari Selasa juga bisa disebabkan oleh pedagang yang menutup posisi jual - taruhan spekulatif bahwa harga komoditas akan turun - setelah kedua tolok ukur turun lebih dari 10% minggu lalu.
Keystone Pipeline TC Energy Corp, yang mengirimkan 620.000 barel per hari minyak mentah Kanada ke AS, tetap ditutup setelah tumpahan minggu lalu, yang dapat mengurangi persediaan AS secara keseluruhan, terutama di hub Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk kontrak berjangka AS.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Minyak Dunia Perlahan Ambruk, Harga BBM RI di 2023 Bisa TurunHarga BBM di Indonesia bersiap turun tatkala harga minyak mentah dunia mulai mengalami penurunan
Weiterlesen »
Harga Pertalite Bisa Turun Nih! Segini Harga KeekonomiannyaHarga minyak dunia turun, harga pertalite bisa turun
Weiterlesen »
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Telur di Klaten Tembus Rp32.000/KgHarga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional mulai naik jelang Natal dan Tahun Baru.
Weiterlesen »
Minyak Dunia di Level US$75 per barel, Harga Pertalite Kapan Turun?Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengakui selisih harga jual dan keekonomian Pertalite saat ini tidak terlalu jauh.
Weiterlesen »
Harga Minyak Naik Didorong Ketidakpastian Pasokan RusiaHARGA minyak naik lebih dari satu persen di awal perdagangan Asia pada Senin, karena pipa minyak mentah utama Kanada-Amerika Serikat tetap ditutup.
Weiterlesen »
Harga Minyak Dunia Mantul, Xi Jinping Longgarkan LockdownHarga minyak West Texas Intermediate hari ini menguat 0,72 persen ke US$71,53 per barel, setelah jatuh 11 persen sepanjang minggu lalu.
Weiterlesen »