Inflasi AS Mendingin, Wall Street Melejit 4%

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Inflasi AS Mendingin, Wall Street Melejit 4%
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 47 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 74%

Wall street kompak melejit setelah inflasi Amerika Serikat turun ke level 7%

Indeks utama Wall Street kompak menguat setelah rilis data inflasi Amerika Serikat yang turun di bawah 8%. Hal ini meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed akan mengurangi tingkat agresif dalam menaikkan suku bunga acuan.

Pada perdagangan Kamis Do Jones dibuka melonjak 2,4% ke 33.287,14. Sementara S&P500 melejit 3,5% ke 3.876,7 dan NASDAQ melambung 4,7% ke 10.842,9. Tingkat inflasi yang mengacu Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat naik hanya 0,4% pada Oktober dibandingkan dengan bulan sebelumya . Sementara inflasi tahunan tercatat melandai ke 7,7%Ini merupakan kenaikan tahunan terendah sejak Januari."Itu hanya memunculkan gagasan inflasi puncak, puncak Fed ... The Fed akan melambat dan memuncak daripada terus menaikkan secara agresif pada 75 basis poin pada suatu waktu," kata John Briggs dari NatWest.

Sesaat setelah pengumuman inflasi, para pelaku pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, lebih rendah dari sebelumnya yakni 75 basis poin. Saham semikonduktor mendapat dorongan, dengan saham Lam Research, KLA dan Applied Materials masing-masing naik lebih dari 5%.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Nasib IHSG Hari Ini Bergantung pada AS, Awas Bisa RontokNasib IHSG Hari Ini Bergantung pada AS, Awas Bisa RontokIHSG berpotensi mendapatkan tekanan dari sentimen eksternal yakni pengumuman inflasi dan wall street
Weiterlesen »

Pemilu AS Dorong Wall Street Reli Tiga Hari BeruntunPemilu AS Dorong Wall Street Reli Tiga Hari BeruntunIndeks utama Wall Street kompak memguat pada pembukaan perdagangan hari ini
Weiterlesen »

Hasil Pemilu Buram, Wall Street Anjlok 1%Hasil Pemilu Buram, Wall Street Anjlok 1%Wall street melemah setelah menguat selama tiga hari beruntun
Weiterlesen »

Pemilu AS Bikin Wall Street Rontok, Awas IHSG Menyusul!Pemilu AS Bikin Wall Street Rontok, Awas IHSG Menyusul!Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat 0,28% ke 7.037,307 Rabu kemarin
Weiterlesen »

'Teror' Babi Mereda, Inflasi China Melandai 2,1% di Oktober'Teror' Babi Mereda, Inflasi China Melandai 2,1% di OktoberInflasi China pada Oktober 2022 tercatat sebesar 2,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), turun dari bulan sebelumnya sebesar 2,8% yoy.
Weiterlesen »

Bupati Mojokerto Apresiasi KWT Mampu Bantu Ketahanan Pangan |Republika OnlineBupati Mojokerto Apresiasi KWT Mampu Bantu Ketahanan Pangan |Republika OnlineSelain kenaikan harga BBM, salah satu faktor adanya inflasi.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-02-27 20:56:35