Inggris Investasi 1 Miliar Dolar AS ke Proyek Energi Bersih Indonesia |Republika Online

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Inggris Investasi 1 Miliar Dolar AS ke Proyek Energi Bersih Indonesia |Republika Online
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Negara G7 bersepakat untuk membantu Indonesia untuk pembiayaan proyek energi bersih

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Negara G7 bersepakat membantu Indonesia untuk pembiayaan proyek energi bersih untuk mencapai target pengurangan emisi dunia. Salah satu negara anggota G7, Inggris, akan ikut berinvestasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk proyek energi bersih di Indonesia.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menjelaskan Inggris tergabung dalam program Just Energy Transition Partnership dari negara G7 ditambah Denmark dan Norwegia sebesar 20 miliar dolar AS kepada Indonesia. Ia menilai, aksi bersama ini tidak hanya akan membuat iklim lebih baik tetapi juga turut membantu pertumbuhan ekonomi dan juga pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga "Kami sangat bangga bisa bergabung dalam program kemitraan transisi energi yang berkeadilan bagi Indonesia untuk bisa mempercepat transisi energi menuju ekonomi hijau," ujar Sunak di Nusa Dua, Selasa . Ia mengatakan keikutsertaan Inggris dalam pendanaan proyek energi bersih Indonesia ini juga turut dijamin oleh Bank Dunia. Menurut dia, Inggris sangat terbuka peluang kerja sama bahkan dalam bentuk perpanjangan pinjaman.

"Ini merupakan langkah konkret kemitraan dan kesepakatan politik jangka panjang antara pemerintah Indonesia dan negara G7," ujar Sunak.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Indonesia Mendorong Sebaran Investasi ke Negara-Negara Berkembang Lewat Presidensi G20Indonesia Mendorong Sebaran Investasi ke Negara-Negara Berkembang Lewat Presidensi G20Indonesia mendorong penyebaran investasi secara adil ke negara-negara berkembang melalui Presidensi G20. Sebab, penyebaran investasi global saat ini tidak merata, khususnya investasi hijau.
Weiterlesen »

Resmikan Kompendium Bali, Bahlil: Penentu Arah Kebijakan Investasi Negara-negara G20Resmikan Kompendium Bali, Bahlil: Penentu Arah Kebijakan Investasi Negara-negara G20Kementerian Investasi resmi meluncurkan Kompendium Bali sebagai salah satu hasil kesepakatan dalam klaster investasi pada pertemuan tingkat menteri di G20.
Weiterlesen »

Investasi Energi Hijau di Negara Maju dan Berkembang TimpangInvestasi Energi Hijau di Negara Maju dan Berkembang TimpangBahlil Lahadalia mengatakan masih ada ketimpangan aliran investasi energi hijau, antara negara maju dan negara berkembang.
Weiterlesen »

KTT G20 Bali: Jokowi Bertemu Joe Biden, AS Janji Investasi Rp10 TriliunKTT G20 Bali: Jokowi Bertemu Joe Biden, AS Janji Investasi Rp10 TriliunPresiden Joe Biden menekankan bahwa Amerika Serikat (AS) berminat untuk investasi senilai Rp10 triliun ke Indonesia.
Weiterlesen »

Pemerintah Luncurkan Bali Kompendium, Pedoman Berinvestasi di RI | merdeka.comPemerintah Luncurkan Bali Kompendium, Pedoman Berinvestasi di RI | merdeka.comKementerian Investasi meluncurkan Bali Kompendium sebagai panduan bagi para negara saat berinvestasi ke Indonesia. Pedoman ini diperlukan karena negara-negara maju tidak ingin negara berkembang mengalami progresivitas dalam investasi.
Weiterlesen »

Biden Sampaikan Rencana Investasi 700 Miliar Dollar AS untuk IndonesiaPresiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden AS Joe Biden, Senin (14/11/2022) siang. Pertemuan ini mengawali serangkaian pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan para pemimpin negara sebelum KTT G20. Internasional AdadiKompas
Weiterlesen »



Render Time: 2025-02-26 17:26:25