Ini Strategi Vale Indonesia (INCO) Saat Harga Nikel Melambung | Market - Bisnis.com

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Ini Strategi Vale Indonesia (INCO) Saat Harga Nikel Melambung | Market - Bisnis.com
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 17 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 10%
  • Publisher: 59%

Ini Strategi Vale Indonesia (INCO) Saat Harga Nikel Melambung

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah kenaikan harga sejumlah komoditas seperti minyak mentah, batu bara, dan emas, kini harga nikel ikut melambung tinggi. Namun, emiten terkait seperti PT Vale Indonesia Tbk. mengaku tak akan mengubah rencana bisnis alias target masih sama seperti sebelumnya.

“Tapi kami melihat harga nikel akan tetap volatil, dan akan mencapai ekuilibrium baru. Jadi, harga saat ini tidak bisa dijadikan patokan,” ungkapnya kepada Bisnis, Rabu . Adapun, emiten bersandi INCO ini menargetkan untuk produksi tahun ini sekitar 65.000 ton, sama dengan target yang ditetapkan perusahaan pada awal tahun.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Komoditas Nikel Ngegas, Harga Melambung Tinggi hingga US$48.211 per Ton | Ekonomi - Bisnis.comKomoditas Nikel Ngegas, Harga Melambung Tinggi hingga US$48.211 per Ton | Ekonomi - Bisnis.comBursa London Metal Exchange mencatat harga nikel melesat dengan penguatan 18.717 poin dari perdagangan akhir pekan sebelumnya menjadi US$48.211 per dmt.
Weiterlesen »

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Selasa 8 Maret 2022, Ada Profit Taking | Market - Bisnis.comPergerakan Harga Emas Hari Ini, Selasa 8 Maret 2022, Ada Profit Taking | Market - Bisnis.comOptimisme gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina memberikan dukungan minat pasar pada aset berisiko dan menekan harga emas turun.
Weiterlesen »

IHSG Berpotensi Rebound, Cek ASII, INCO hingga PWON | Market - Bisnis.comIHSG Berpotensi Rebound, Cek ASII, INCO hingga PWON | Market - Bisnis.comSaham yang menarik dicermati hari ini adalah ASII, MDKA, CTRA, ANTM, INCO, JSMR, SMGR, SMRA, ACES, dan PWON.
Weiterlesen »

Matahari Department Store (LPPF) Naikkan Harga Buyback Saham Jadi Rp7.950 | Market - Bisnis.comMatahari Department Store (LPPF) Naikkan Harga Buyback Saham Jadi Rp7.950 | Market - Bisnis.comBuyback saham LPPF akan dilakukan atas sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal disetor dan ditempatkan atau maksimum sebanyak 262.614.878 saham.
Weiterlesen »

Harga Emas Dekati Rekor, Emiten Tambang ARCI, MDKA, UNTR Beda Sikap | Market - Bisnis.comHarga Emas Dekati Rekor, Emiten Tambang ARCI, MDKA, UNTR Beda Sikap | Market - Bisnis.comHarga emas kian mendekati rekor tertinggi periode 2020. Bagaimana strategi emiten tambang emas seperti ARCI dan UNTR menangkap peluang cuan tersebut?
Weiterlesen »

Harga Minyak WTI Mendidih ke US$119 per Barel, Level Tertinggi sejak 2008 | Market - Bisnis.comHarga Minyak WTI Mendidih ke US$119 per Barel, Level Tertinggi sejak 2008 | Market - Bisnis.comPerang berkepanjangan di Ukraina dapat mendorong Brent di atas US$150 per barel.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 09:40:59