Polisi menetapkan 4 tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan pengelolaan dana bantuan kompensasi dari Boeing untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 oleh ACT pada Senin, 25 Juli 2022. Simak berita selengkapnya di link
TEMPO.CO, Jakarta - Bareskrim Polri menyampaikan bahwa eks Presiden sekaligus pendiri Yayasan Aksi Cepat Tanggap atau ACT Ahyudin menerima gaji Rp 400 juta setiap bulannya, sementara, Presiden aktif ACT Ibnu Khadjar menerima Rp 150 juta setiap bulanya.“A Rp 400 juta dan IK Rp 150 juta,” kata wakil Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf kepada wartawan di Gedung Devisi Humas Mabes Polri, Senin, 25 Juli 2022.
Ibnu Khajar, Presiden ACT saat ini mengklaim gaji pimpinan tertinggi lembaganya tidak sampai sebesar yang dilaporkan Majalah Tempo. :Pimpinan tertinggi saja tidak lebih 100 juta. Jadi kalau disebut Rp250 juta, kami tidak tahu datanya dari mana,” tuturnya.Ia menjelaskan, rata-rata biaya operasional termasuk gaji para pimpinan pada 2017 hingga 2021, adalah 13,7 persen. “Rasionalisasi pun kami lakukan untuk sejak Januari 2022 lalu.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
4 Petinggi ACT Jadi Tersangka, Polri: Gaji hingga Rp450 Juta SebulanBareskrim Polri juga mengungkap nominal gaji yang diterima oleh pengurus dan petinggi yayasan filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rp50 juta hingga Rp450 juta per bulan.
Weiterlesen »
ACT Selewengkan Rp34 Miliar Dana Korban Boeing, Termasuk Buat Gaji Pengurus | merdeka.comEmpat tersangka yakni, Ahyudin (A) mantan Presiden ACT, Ibnu Khadjar (IK) Presiden ACT, Hariyana Hermain (HH) dan NIA, anggota pembina ACT.
Weiterlesen »
Jadi Tersangka, Gaji Mantan Bos ACT Tembus Rp450 Juta!Besaran gaji pengurus dan petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkisar Rp50 sampai Rp450 juta.
Weiterlesen »
Fakta Kasus Penyelewengan Dana ACT, Tilap Rp34 Miliar hingga Gaji Petinggi Rp400 Juta | merdeka.comPolisi menemukan penggelapan dana sosial untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 senilai Rp34 miliar dilakukan ACT.
Weiterlesen »
Kasus Polisi Tembak Polisi, LPSK Pastikan Bharada E Masih Jadi SaksiDalam proses permintaan perlindungan tersebut, Bharada E juga disebut telah menceritakan secara detail kejadian yang menewaskan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo
Weiterlesen »
Gelar Perkara Kasus Penyelewangan Dana ACT, Polisi Bersiap untuk Penetapan TersangkaGelar Perkara Kasus Penyelewangan Dana ACT, Polisi Bersiap untuk Penetapan Tersangka: Polisi akan melakukan gelar perkara kasus dugaan penyelewengan dana kemanusiaan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT). Hal itu dilakukan dalam rangka penetapan tersangka…
Weiterlesen »