Jewel Prioritaskan Kesehatan Mental daripada Popularitas TempoCantik
TEMPO.CO, Jakarta - Sejak remaja hingga menjadi populer saat ini, Jewel memilih mengutamakan kesehatan mental daripada popularitas. Dia bahkan pindah dari rumah dan hidup sendiri di mobilnya saat masih remaja. Ini membantunya tetap bahagia dan merasa menjadi manusia seutuhnya seperti sekarang ini.
'Apa gunanya karier jika ingin melompat dari gedung atau mengambil hidupmu?' dia bertanya. 'Apa gunanya ketenaran? Apa gunanya suka jika kamu tidak bahagia dan jika kamu tidak menyukai dirimu sendiri?'Sebagian karena pengalaman remajanya sendiri, Jewel telah bekerja sama dengan Inspiring Children Foundation selama hampir 20 tahun, membantu remaja yang berisiko mendapatkan akses ke alat kesehatan mental.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Penerapan Digital Program JKN Diakui Hingga Level Bintang 5BPJS Kesehatan konsisten mengembangkan ekosistem digital layanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Weiterlesen »
FIK UI Perkuat Kesehatan Mental Anak di BogorKepala Departemen Keperawatan Jiwa FIK UI Yossie Susanti mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat perkembangan psikososial anak sekolah dasar
Weiterlesen »
Kemenko PMK Ingatkan Deteksi Dini Kesehatan Mental pada MilenialDeputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri menilai kesehatan fisik dan mental pada generasi milenial menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
Weiterlesen »
Kemenko PMK Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Mental pada Milenial | merdeka.comMenurut dia, deteksi dini mencegah kesehatan mental milenial diperlukan untuk menyiapkan generasi emas di masa mendatang.
Weiterlesen »
Lindungi Remaja Lewat Posyandu RemajaUntuk mengentaskan permasalahan kesehatan remaja, Kementerian Sosial menggelar program posyandu remaja. Di tempat ini, remaja juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan mental. Dikbud AdadiKompas
Weiterlesen »