'Aduh kacau balau,' ujar Kholid.
Juru Bicara PKS Muhammad Kholid membantah adanya tawaran dua kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju agar Anies Baswedan tak bisa menjadi calon presiden 2024 mendatang.
"Nggak ada, saya itu sehari-hari nemenin Presiden PKS Ahmad Syaikhu, jadi selama ini ke kami tidak pernah ada tawaran apapun terkait dua menteri apalagi disebut tawaran dua menteri untuk menjegal anies. Aduh kacau balau," ujar Kholid saat dihubungi melalui telepon, Sabtu .Kholid mengatakan, tawaran kursi menteri pernah dia dengar saat PKS dipimpin oleh Sohibul Iman di era pemerintahan Jokowi periode pertama.
"Majelis Syuro yang terakhir pada Agustus tahun ini, salah satu butir kesepakatan di musyawarah PKS tetap di luar , jadi menguatkan keputusan Majelis Syuro sebelumnya, nggak ada yang bisa mengubah mulai dari tingkat atas sampai bawah karena keputusan Majelis Syuro keputusan tertinggi karena disepakati oleh perwakilan seluruh Indonesia," imbuh dia.Kalaupun PKS memutuskan masuk kabinet, harus ada keputusan Majelis Syuro yang baru terkait hal tersebut.