Kena Penalti di Formula 1 Brasil, Carlos Sainz: Saya Harus Agresif TempoOtomotif
TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Formula 1 dari Tim Ferrari, Carlos Sainz, menempati posisi kedua di belakang George Russel dalam sprint race GP Sao Paulo, Brasil. Namun ia mendapat penalti mundur lima posisi start usai mesin endotermik Ferrari diubah. Penalti bisa saja lebih berat jika terjadi perubahan pada komponen lain, tetapi tim Ferrari berpikir yang terpenting adalah untuk memperkenalkan babak baru.
“Saya harus agresif karena besok saya harus mengambil penalti. Saya pikir mendapat P2 sudah maksimal,” kata Sainz.Dia harus tampil lebih agresif untuk balapan selanjutnya. Carlos Sainz cukup senang dengan balapan ini dan mendapatkan hasil maksimal. Meskipun ia mendapat penalti dan harus mundur lima posisi, itu bukanlah hal buruk bagi Sainz. “Mercedes baru-baru ini meningkatkan kecepatan dan mereka sangat cepat dalam balapan,” kata Sainz.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Carlos Sainz dapat penalti mundur lima posisi grid di GP Sao PauloPebalap Ferrari Carlos Sainz akan mendapat penalti mundur lima posisi start untuk Grand Prix (GP) Formula 1 Sao Paulo pada akhir pekan ini karena ...
Weiterlesen »
Arti Mimpi Kena PHK seperti Karyawan Twitter, Bikin Deg-Degan!Ada sejumlah arti mimpi kena PHK, enggak semuanya pertanda buruk.
Weiterlesen »
Anak Muda Wajib Tahu, Gaya Hidup yang Tingkatkan Risiko Kena DiabetesGaya hidup tidak sehat seperti kerap mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak gula serta malas berolahraga meningkatkan risiko terkena diabetes.
Weiterlesen »
Kuasa Hukum Irfan: Semua yang Terlibat Dalam Perkara Ini Kena Prank Sambo!Kuasa hukum Irfan Widyanto mengatakan semua orang yang terlibat dalam perkara pembunuhan kasus Brigadir Yosua kena 'prank'.
Weiterlesen »
Rincian Pesangon Karyawan Facebook cs yang Kena PHK, Segini JumlahnyaMeta selaku perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 11.000 karyawan.
Weiterlesen »