Harga emas turun tertekan dolar AS yang lebih kuat setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas turun tajam di bawal level US$1.800 dolar AS pada akhir perdagangan Jumat pagi WIB, tertekan dolar AS yang lebih kuat setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya.
The Fed menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin. Dalam konferensi pers berikutnya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia tidak mengharapkan penurunan suku bunga sampai Komite Pasar Terbuka Federal yakin inflasi turun menjadi 2,0 persen, dan Fed tidak akan mempertimbangkan untuk menaikkan target inflasi 2,0 persennya.
Naiknya suku bunga adalah hambatan terbesar bagi pasar emas tahun ini, karena meningkatkan peluang kerugian untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Jelang Nataru, Harga Sembako Hari Ini Serba 'Meledak'Harga-harga bahan pangan terpantau melonjak tinggi hari ini, Rabu (14/12/2022).
Weiterlesen »
Sesuai Prediksi, the Federal Reserve Naikkan FFR 50 BpsSesuai prediksi, the Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya setengah poin persentase atau 50 basis poin (bps) pada Rabu (14/12/2022).
Weiterlesen »
The Fed Diproyeksi Kerek Suku Bunga Lagi, Jadi Berapa?Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi. Jadi berapa?
Weiterlesen »
Suku Bunga The Fed Naik, Bakal Tekan Saham Teknologi GOTO dkk?Analis memandang kenaikan suku bunga The Federal Reserve akan menekan saham teknologi.
Weiterlesen »
Kado Akhir Tahun, Santa 'Fed' Claus Rally Bakal Segera Tiba?Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve (The Fed)
Weiterlesen »
Harga emas anjlok 30,90 dolar imbas ketakutan sikap Fed yang 'hawkish'Harga emas turun tajam di bawal level 1.800 dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), tertekan dolar AS yang lebih kuat setelah Federal Reserve ...
Weiterlesen »