Kondisi pangan global saat ini sedang dalam kondisi kurang menguntungkan, sehingga perlu diwaspadai kemungkinan terjadi krisis pangan.
Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi pangan global saat ini sedang dalam kondisi kurang menguntungkan yang disebabkan berbagai faktor. Karena itu, perlu diwaspadai kemungkinan bisa terjadi krisis pangan.
Guru Besar Pertanian Universitas Lampung Bustanul Arifin optimistis krisis pangan yang dikhawatirkan muncul menyusul perang Rusia-Ukraina dan pandemi Covid 19 tidak akan separah krisis serupa pada 2008. Sementara Kepala Litbang Kementerian Pertanian Fadjri Djufri yang diwakili Kepala Pusat Penelitian Tanaman Pangan Priatna Sasmita mengatakan, krisis pangan mungkin terjadi karena suplai pangan turun sementara permintaan me meningkat sehingga menjadikan pangan langka dan mahal.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
FOTO: Kondisi Jembatan Gantung Bambon Srengseng Sawah Tidak TerawatFoto (31483) - Seorang bapak menggendong anaknya melintas di atas Jembatan Bambon, Srengseng Sawah, Jakarta,...
Weiterlesen »
Keputusasaan Rakyat Sri Lanka, 'Tidak Ada yang Bisa Dimakan Di Sini' | merdeka.comSri Lanka, negara kepulauan berpenduduk hampir 22 juta orang, pernah menjadi negara dengan perekonomian menjanjikan, dengan populasinya yang berpendidikan tinggi, terdiri dari kalangan kelas menengah dan pendapatan menegah di Asia Selatan. Sekarang banyak orang yang bahkan tidak mampu membeli barang kebutuhan dasar.
Weiterlesen »
Hati-Hati, Kuota Subsidi Jebol Bila Pembelian Tidak DibatasiOver kuota untuk solar sekitar 15% dari kuota 14,91 juta KL menjadi 17,2 juta KL. Sementara pertalite sekitar 24% dari alokasi 23,05 juta KL, menjadi sekitar 28 juta KL.
Weiterlesen »