Kritik Misbakhun Soal Dampak Kebijakan Simplifikasi Tarif Cukai Rokok

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Kritik Misbakhun Soal Dampak Kebijakan Simplifikasi Tarif Cukai Rokok
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 VIVAcoid
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 90%

Menurut politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun, kebijakan simplifikasi tarif cukai rokok itu bisa membuat industri rumahan mati. Padahal tenaga kerjanya besar.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Kelobot, dan Tembakau Iris. Bagi dia, berpotensi mematikan pabrikan kecil dan menengah.Misbakhun mengatakan PMK itu menggabungan klasifikasi sigaret kretek mesin golongan IIA dan IIB. Justri dengan simplifikasi tersebut, menurutnya malah memaksa golongan yang dihapus naik klasifikasi dan membayar cukai lebih tinggi.

"Hal itu mengakibatkan adanya beban besar pada golongan IIB yang kecil-kecil, tetapi harus membayar tarif lebih tinggi. Ibarat tinju, petinju kelas ringan dipaksa gulung tikar karena diadu dengan lawan kelas berat," ujar Misbakhun, Sabtu 23 Juli 2022. Misbakhun mengaku, menerima banyak kelihan dari pengusaha rokok rumahan. Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak tersebut menyebut industri rokok kecil naik golongan bukan karena kemampuan, melainkan lantaran dipaksa.

Lebih lanjut ditegaskannya, industri rokok kecil berkontribusi terhadap penyerapan tembakau dari petani lokal. Maka asumsinya, apabila industri kecil ini banyak yang mati, kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan II Jawa Timur itu, tembakau dari petani lokal tidak akan terserap. "Jadi, kebijakan simplifikasi itu tidak hanya akan memukul industri rumahan, tetapi juga bakal berdampak pada petani tembakau. Ini yang sepertinya tidak dipertimbangkan dalam PMK itu," jelasnya.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

VIVAcoid /  🏆 3. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Juergen Klopp soal 4 Gol Darwin Nunez: Cara Terbaik Bungkam Kritik!Juergen Klopp soal 4 Gol Darwin Nunez: Cara Terbaik Bungkam Kritik!Juergen Klopp menilai bahwa Darwin Nunez telah membungkam kritik usai mencetak quattrick saat Liverpool melibas Lepizig 5-0.
Weiterlesen »

Varane Tolak Kritik pada Ronaldo, Juga Bilang Begini soal MaguireVarane Tolak Kritik pada Ronaldo, Juga Bilang Begini soal MaguireManchester United moncer tanpa Cristiano Ronaldo di pramusim. Bek tengah MU Raphael Varane menolak kritik terhadap rekan setimnya itu.
Weiterlesen »

Soal Wacana Indonesia Gabung ke EAFF, Eks Pelatih Thailand Kritik PSSISoal Wacana Indonesia Gabung ke EAFF, Eks Pelatih Thailand Kritik PSSIPakar sepak bola ASEAN dan eks pelatih timnas Thailand, Steve Darby, juga menilai wacana PSSI gabung ke EAFF akan sangat sulit terwujud.
Weiterlesen »

Wakil Ketua NU Jatim Kritik Gus Yahya Hanya Nonaktifkan MardaniWakil Ketua NU Jatim Kritik Gus Yahya Hanya Nonaktifkan MardaniWakil Ketua NU Jawa Timur mengritik Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya yang hanya menonaktifkan Mardani Maming sebagai bendahara umum setelah berstatus tersangka.
Weiterlesen »

Cetak Quat-trick, Darwin Nunez Bungkam Kritik Fans LiverpoolCetak Quat-trick, Darwin Nunez Bungkam Kritik Fans LiverpoolRB Leipzig pamer seragam anyar. Striker baru tim tamu, Liverpool, justru unjuk bukti dengan empat gol Darwin Nunez pada pertandingan persahabatan pramusim.
Weiterlesen »

Bungkam Kritik, Darwin Nunez Cetak 4 Gol ke Gawang RB LeipzigBungkam Kritik, Darwin Nunez Cetak 4 Gol ke Gawang RB LeipzigPenampilan gemilang Nunez ini sekaligus meredam kritik dari fans Liverpool setelah penampilannya yang buruk dalam pertandingan pertamanya untuk Liverpool melawan Manchester United
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-07 08:36:20