Lukashenko memperingatkan akhir pekan ini bahwa pasukan militer Belarus dan Rusia bersatu dan mereka telah membentuk satu tentara.
Dia menggemakan klaim Rusia bahwa mereka mengobarkan perang di"Ini adalah perang untuk menghancurkan etnis, budaya, dan seluruh bangsa Slavia. Hari ini kita sering mengatakan bahwa perang ini belum berakhir,” kata Lukashenko.
“Ini belum berakhir karena tidak semua orang yang terlibat dalam perang itu … telah dihukum. Perang itu belum berakhir karena sekali lagi, garis depan, kami mempertahankan ingatan sejarah kami.”Rencananya untuk “pembersihan” di Eropa bertepatan dengan klaim Lukashenko bahwa Ukraina meningkatkan ketegangan dengan Belarus.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Sandi: Kunjungan Jokowi ke Rusia buka peluang garap wisatawanSandiaga Uno menyatakan kunjungan bersejarah Presiden Joko Widodo ke Rusia dan Ukraina membuka peluang kebangkitan Indonesia khususnya dalam menggarap wisatawan.
Weiterlesen »
Ukraina: Turki Tahan Kapal Rusia yang Bawa Gandum UkrainaDuta Besar Ukraina untuk Turki mengatakan pejabat bea cukai Turki telah menahan kapal kargo Rusia. Kapal itu, dikatakan, membawa gandum yang dikirim dari daerah di Ukraina yang diduduki Rusia. Duta Besar Vasyl Bodnar pada Minggu mengatakan bahwa kapal itu berada di pintu masuk pelabuhan Karasu...
Weiterlesen »
Putin Perintahkan Pasukan Rusia Lanjutkan Serbuan Usai Kuasai Luhansk SepenuhnyaPutin, Senin (4/7/2022), memerintahkan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu untuk melanjutkan serangan di Ukraina setelah menguasai Lysychansk.
Weiterlesen »
Soal Efektivitas Misi Damai Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Pengamat: Ini Diplomasi Jangka PanjangPengamat hukum dan militer Rusia, Raymond Sihombing, menyebut kunjungan Jokowi sudah menunjukkan netralitas Indonesia dalam menyikapi perang Rusia-Ukraina.
Weiterlesen »
Parlemen Rusia Usulkan Label 'Negara Teroris' untuk ASSeorang anggota parlemen Rusia mengusulkan label 'negara teroris' untuk Amerika Serikat (AS).
Weiterlesen »
Belum Dapat Restu Kremlin, Paus Fransiskus Bersikeras Kunjungi Rusia dan Ukraina | Kabar24 - Bisnis.comPemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus bersikeras mengujungi Rusia dan Ukraina untuk misi perdamaian.
Weiterlesen »