Mabes Polri Ingatkan Pengacara Brigadir J: Soal Luka Biar Ahli yang Jelaskan

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Mabes Polri Ingatkan Pengacara Brigadir J: Soal Luka Biar Ahli yang Jelaskan
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 63%

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan sejatinya pengacara membahas mengenai pendampingan hukum dan bukan membahas mengenai luka Brigadir J.

- Mabes Polri mengingatkan agar tim kuasa hukum Brigadir J tidak berspekulasi tentang luka-luka yang ada di tubuh jenazah Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan sejatinya pengacara membahas mengenai pendampingan hukum dan bukan membahas panjang lebar mengenai luka-luka yang ada di tubuh Brigadir J. Menurut Dedi pihak yang berkompeten membahas luka adalah dokter forensik atau orang yang ahli di bidangnya.pengacaranya, sesuai dengan hukum acaranya, jangan berspekulasi tentang luka, tentang benda ini, benda itu," ujar Dedi di sela prarekonstruksi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Sabtu .

Dedi menambahkan Kapolri telah tegas menyatakan penyelidikan dan penyidikan kasus baku tembak dan kematian Brigadir J dilakukan dengan metodePenjelasan mengenai luka pada jenazah Brigadir J juga nantinya akan diungkap oleh ahli di bidangnya, agar tidak ada spekulasi yang berkembang.justru permasalahan ini akan semakin mengeruh," ujrnya.Lebih lanjut, Dedi memastikan tim khusus bentukan Kapolri bekerja secara profesional dan hasilnya akan diumumkan dengan terbuka.

"Proses pembuktiannya harus secara ilmiah, hasilnya harus sah. Ada dua konsekuensi yang ditanggung penyidik, soal yuridis harus terpenuhi, konsekuensi keilmuan harus juga terpenuhi, metodenya, ilmunya, peralatannya biar hasilnya sah," ujarnya.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Sahroni: Polri Harus Sampaikan Hasil Autopsi Brigadir J Secara UtuhSahroni: Polri Harus Sampaikan Hasil Autopsi Brigadir J Secara Utuh“Hasil autopsi harus menyeluruh, tidak bisa satu-satu, itu akan dianggap berspekulasi,' ujar Sahroni
Weiterlesen »

Keluarga Minta Polri Buka Rekaman Percakapan Terakhir di HP Brigadir JKeluarga Minta Polri Buka Rekaman Percakapan Terakhir di HP Brigadir JJohnson mengatakan tim khusus yang dibentuk Kapolri harusnya mengusut kasus penembakan Brigadir Yoshua dengan transparan serta akuntabel.
Weiterlesen »

Kompolnas saat Polri Diragukan Tangani Kasus Brigadir J: 3 Kali Presiden Bicara, Ini Bukan Main-mainKompolnas saat Polri Diragukan Tangani Kasus Brigadir J: 3 Kali Presiden Bicara, Ini Bukan Main-mainKompolnas meyakini Polri dapat bekerja secara profesional untuk menyelesaikan kasus tewasnya Brigadir J.
Weiterlesen »

Anggota DPR Didik Murdianto Minta Polri Ungkap Hasil Autopsi Jenazah Brigadir JAnggota DPR Didik Murdianto Minta Polri Ungkap Hasil Autopsi Jenazah Brigadir JDidik Mukrianto meminta Polri mengungkap secara transparan hasil autopsi jenazah Brigadir J yang tewas di rumah Ferdy Sambo.
Weiterlesen »

Tiga Perwira Polri Dinonaktifkan, Keluarga Brigadir J: Keadilan di Atas Segalanya Perlu DibuktikanTiga Perwira Polri Dinonaktifkan, Keluarga Brigadir J: Keadilan di Atas Segalanya Perlu DibuktikanKeluarga Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menekankan keadilan di atas segala-galanya, kendati dua Jenderal dan satu Kombes telah dinonaktifkan.
Weiterlesen »

Sahroni Minta Polri Sampaikan Hasil Autopsi Brigadir J Secara UtuhSahroni Minta Polri Sampaikan Hasil Autopsi Brigadir J Secara UtuhAhmad Sahroni meminta Polri untuk menyampaikan hasil autopsi pertama Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ke publik secara utuh.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-06 16:14:30