Mengupas Data Impor yang Bikin Jokowi Ngomel ke Menteri

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Mengupas Data Impor yang Bikin Jokowi Ngomel ke Menteri
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel karena banyak instansi pusat yang membeli produk impor dalam rangka pengadaan barang dan jasa. Ini datanya.

) jengkel karena banyak instansi pusat yang membeli produk impor dalam rangka pengadaan barang dan jasa. Padahal banyak produk yang bisa dibuat di dalam negeri namun yang dibeli justru produk impor.

Transaksi impor yang dilakukan oleh kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah tercatat di data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah .berfokus kepada barang yang disorot oleh Jokowi, yaitu di sektor kesehatan, pendidikan dan pertanian.Berdasarkan data LKPP, produk yang paling banyak diimpor pada 2021 adalah fasilitas kesehatan dengan nilai transaksi Rp 13.649.605.110.286, sedangkan nilai transaksi produk lokal adalah Rp 5.795.388.633.129.

Impor alat dan mesin pertanian sektoral menempati posisi keempat dengan nilai transaksi Rp 520.337.279.431, dan transaksi lokalnya Rp 990.475.754.505. Di urutan kelima ada impor peralatan pendidikan dengan nilai transaksi Rp 295.001.357.452, dan nilai transaksi lokalnya jauh lebih rendah, yaitu Rp 2.448.244.000.Selanjutnya ada peralatan pendidikan sektoral di urutan ke-13 dengan nilai transaksi impor Rp10.878.730.000, sedangkan transaksi lokalnya Rp 181.440.422.717.

Sarana budi daya peternakan dan kesehatan hewan ada di urutan ke-15 dengan nilai transaksi impor Rp 7.433.058.850, dan transaksi lokal Rp 47.607.661.775. Kemudian di urutan ke-18 ada impor pestisida dan pupuk Rp 4.062.441.000, dan lokal Rp 1.484.362.150.290. Pada urutan ke-23 ada impor obat sektoral Rp 559.721.242, dibandingkan transaksi lokal Rp 842.789.730.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Presiden Jokowi resmikan taman wisata dan kuliner di KupangPresiden Jokowi resmikan taman wisata dan kuliner di KupangPresiden Jokowi meresmikan tiga lokasi taman wisata dan kuliner di Pantai Kelapa Lima Kota Kupang, NTT yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Weiterlesen »

Presiden Jokowi Resmikan Kampus Politeknik Ben Mboi Unhan di BeluPresiden Jokowi Resmikan Kampus Politeknik Ben Mboi Unhan di BeluKampus Politeknik Ben Mboi menyelenggarakan program vokasi D3 dengan 7 program studi. Saat ini sudah ada 175 kadet mahasiswa dan 47 dosen.
Weiterlesen »

Presiden Jokowi Terkesan pada ”Wajah Baru” Kota KupangPenataan kawasan seluas 51.900 meter persegi di Kota Kupang, NTT, untuk menarik wisatawan telah rampung. Presiden Jokowi mengaku terkesan dengan ”wajah baru” Kota Kupang hasil penataan yang menghabiskan biaya hingga Rp 80 miliar itu. Polhuk AdadiKompas
Weiterlesen »

Presiden Jokowi dan Mentan SYL Tanam Jagung di Kawasan Food Estate Belu, NTTPresiden Jokowi dan Mentan SYL Tanam Jagung di Kawasan Food Estate Belu, NTTPengembangan food estate Belu utamanya untuk komoditas padi dan jagung namun kita harapkan untuk menambah menghasilan masyarakat.
Weiterlesen »

Hari Ini Dalam Sejarah: 25 Maret 2020 Ibu Presiden Jokowi WafatHari Ini Dalam Sejarah: 25 Maret 2020 Ibu Presiden Jokowi WafatBeragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 25 Maret.
Weiterlesen »

Jadi Presiden KSPSI Lagi, Andi Gani Jawab Isu 'Mesra' dengan JokowiJadi Presiden KSPSI Lagi, Andi Gani Jawab Isu 'Mesra' dengan JokowiAndi Gani Nena Wea kembali terpilih sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022-2027.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 20:43:58