Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak ke arah 15.535 per dolar AS dengan potensi resisten 15.595 per dolar AS.
Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bergerak melemah di awal pekan ini. Pelemahan nilai tukar rupiah hari ini di tengah penantian pelaku pasar akan hasil pertemuan Bank Sentral atau Federal Reserve .
"Memang menjelang pengumuman FOMC pekan ini, rupiah terus melemah," kata Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto dikutip dari Antara. Menurut Rully, rupiah juga banyak terpengaruh oleh pergerakan global, terutama dari mata uang Yen yang mengalami tren pelemahan signifikan karena Bank of Japan masih mempertahankan kebijakan yang akomodatif dengan suku bunga minus 0,1 persen.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Rully memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak ke arah 15.535 per dolar AS dengan potensi resisten 15.595 per dolar AS. "Sejauh ini kami melihat bahwa memang ada risiko cukup besar kertika nilai tukar terdepresiasi, memang kita melihat Bank Indonesia sendiri sudah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengintervensi pasar dan juga untuk menjaga agar nilai tukar kita tidak sampai terdepresiasi cukup dalam lagi," kata Ekonom Pefindo Suhindarto dalam konferensi pers, ditulis Rabu .