Harga kedelai dunia terus menanjak dan mencatat rekor baru. Di Indonesia, ini bisa jadi kabar buruk buat tahu-tempe lovers.
Kenaikan harga kedelai mengikuti gerak harga komoditas dunia yang melonjak sejak perang Rusia-Ukraina. Maklum, Ukraina adalah salah satu negara produsen kedelai utama.
Roman Leshchenko, Menteri Pertanian Ukraina, mengungkapkan luasan panen pertanian negaranya pada musim semi tahun ini bisa berkurang separuh dibandingkan 2021 menjadi sekitar 7 juta hektar. Tahun lalu, luasan panen masih sekira 15 juta hektar.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Belum Ada Tanda-tanda Turun, Harga Minyak Dunia Naik TerusMinyak kembali melonjak karena perang Rusia-Ukraina belum usai. Invasi Rusia ke Ukraina mendekati tanda satu bulan tanpa ada tanda-tanda gencatan senjata.
Weiterlesen »
Intip Perbandingan Harga BBM di Indonesia dan Negara Tetangga Saat Minyak Dunia MeroketSinyal kenaikan harga BBM semakin kuat setelah Kementerian ESDM membeberkan fakta dan rincian bahwa harga BBM di Indonesia paling murah dari negara tetangga. Harga...
Weiterlesen »
Harga Emas Dunia NaikInvasi Rusia ke Ukraina memicu kenaikan harga emas dunia. Harga emas dunia naik seiring dengan permintaannya juga yang meningkat. hargaemasdunianaik
Weiterlesen »
Harga Emas Dunia Labil, di Pegadaian Malah Naik!Harga emas batangan di Pegadaian kompak menguat.
Weiterlesen »
Jokowi Dianggap Seolah Tak Tahu Sebab Kenaikan Harga Bahan Pokok, Skandal Biaya Kampanye Kembali Disinggung - Pikiran-Rakyat.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai seolah-olah tidak mengerti terkait sebab kenaikan harga sejumlah bahan pokok.
Weiterlesen »
Harga Pertalite Gak Naik, Ini Kata Sri Mulyani Soal PertamaxMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin Pertalite tidak naik.
Weiterlesen »