Misteri Jembatan Brug Bodol Bumiayu: Tumbal Pengantin Dikuliti

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Misteri Jembatan Brug Bodol Bumiayu: Tumbal Pengantin Dikuliti
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 soloposdotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 88 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 39%
  • Publisher: 51%

awal mula penamaan jembatan Brug Bodol ini berawal dari kisah pernikahan campur antara orang kulit putih/Belanda dan warga pribumi yang ditentang oleh pemerintahan Hindia Belanda.

Sabtu , penamaan jembatan ini berawal dari kisah pernikahan campur antara orang kulit putih/Belanda dan warga pribumi yang ditentang oleh pemerintahan Hindia Belanda.

Kisah yang dituturkan dari mulut ke mulut melalui generasi sesudahnya ini menceritakan bagaimana pasangan orang kulit putih dan pribumi mendapat hukuman mengenaskan atas pelanggaran yang mereka lakukan. Seperti yang diketahui, pernikahan antara orang kulit putih dengan warga pribumi saat itu dilarang keras oleh pemerintah Hindia Belanda.Pasangan Pengantin Dikuliti hingga Mati dan Gentayangan

Konon, pasangan yang menikah beda ras tersebut dikuliti dan dijadikan tumbal pembuatan jembatan megah karya zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Kisah ini berdasarkan adanya penemuan sebuah ruang mirip penjara dengan tahta sepasang pengantin di bawah jembatan tersebut. Sayangnya, sejarah mengenaskan ini tidak terdokumentasikan sehingga kisah ini hanya berlatar belakang pada cerita dari mulut ke mulut saja.

Singkatnya, sejak kejadian pernikahan orang kulit putih dengan warga pribumi tersebut, pemerintah Hindia Belanda melakukan segala cara untuk menghalangi pernikahan campur dan menetapkan hukuman berat jika ada yang melanggar. Walaupun demikian, masih ada beberapa pria kulit putih/Belanda yang menjalin kasih bersama wanita pribumi melalui jalur pergundikan atau menjadikan wanita pribumi sebagai budak nafsu dan kemudian menjadikannya sebagai istri simpanan.

Singkat cerita, konon pengantin yang dikuliti tersebut ingin membalas dendam dengan menghantui pengguna jalan yang melintas di atas jembatan hingga menyebabkan kecelakan lalu lintas. Jika dikaitkan dengan dunia gaib, kemungkinan kutukan sejak zaman kolonial terkait pernikahan campur tersebut masih berlaku sehingga oleh masyarakat setempat, bagi pengendara yang melintasi jembatan tersebut diminta untuk permisi dulu dengan membunyikan klakson kendaraan.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

soloposdotcom /  🏆 33. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Misteri Nyai Rantansari Asal Solo, Penunggu Desa Kramat di BumiayuMisteri Nyai Rantansari Asal Solo, Penunggu Desa Kramat di BumiayuNyai Rantansari dipercaya sebagai seorang wanita cantik asal Solo yang berpenampilan seperti pengantin dengan baju kebaya berwarna hijau gadung.
Weiterlesen »

Situs Watu Jaran Brebes, Tempat Pesugihan di Bumiayu?Situs Watu Jaran Brebes, Tempat Pesugihan di Bumiayu?situs Watu Jaran merupakan situs yang berbentuk kuda (jaran) tanpa kepala.
Weiterlesen »

Kabar Duka, Sumpena Tewas ‘Dihantam’ Avanza Misterius, Rombongan Pengantin Syok BeratKabar Duka, Sumpena Tewas ‘Dihantam’ Avanza Misterius, Rombongan Pengantin Syok BeratBeritaTerpopuler Kabar Duka, Sumpena Tewas ‘Dihantam’ Avanza Misterius, Rombongan Pengantin Syok Berat kecelakaan avanzamisterius rombonganpengantin
Weiterlesen »

Salah Jadi Tumbal Kemenangan Liverpool Atas BrightonSalah Jadi Tumbal Kemenangan Liverpool Atas BrightonSalah cedera saat Liverpool kalahkan Brighton.
Weiterlesen »

Foto : Jembatan Berlubang di Srengseng Sawah Ancam Keselamatan Warga | merdeka.comFoto : Jembatan Berlubang di Srengseng Sawah Ancam Keselamatan Warga | merdeka.comJembatan Berlubang di Srengseng Sawah Ancam Keselamatan Warga. Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok tersebut mengalami kerusakan pada papan pijakan yang mulai berlubang. Kondisi ini tentunya membahayakan keselamatan warga.,Jembatan Rusak,Jembatan,Jakarta,Depok,Ragam Konten
Weiterlesen »

Rombongan Pengantin yang Tewas Tabrakan di Munduk Tak Pakai HelmRombongan Pengantin yang Tewas Tabrakan di Munduk Tak Pakai HelmRombongan pengantin dari Sangket, Ketut Sumpena, yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas disebut mengalami luka kepala cukup parah. Sebab, tak pakai helm.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-04 04:44:11