Muncul Gejala Covid-19 Tapi Hasil Antigen Negatif, Kok Bisa?

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Muncul Gejala Covid-19 Tapi Hasil Antigen Negatif, Kok Bisa?
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 74%

Ada banyak kasus saat hasil tes antigen seseorang negatif, padahal sudah terlihat gejala Covid-19.

antigen itu positif atau negatif itu ditentukan oleh tinggi-rendahnya antibodi yang terbentuk dalam tubuh. Kalau kita antibodi yang terbentuk dalam tubuh dalam tinggi, misalnya pada infeksi-infeksi awal hari pertama atau hari kedua itu mungkin negatif, tetapi dengan PCR sudah positif," jelas Abdul Kadir.

Saat itu, juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan masyarakat tetap melakukan karantina jika hasil negatif. Isolasi mandiri tersebut dilakukan selama lima hari, baru dilakukan tes ulang. Ini dilakukan karena kemungkinan seseorang sebenarnya telah terinfeksi virus namun tidak terdeteksi oleh alat tes Covid-19.

"Kalau hasilnya negatif, harus karantina atau ada masa inkubasi dari virus ini yang mungkin dites itu belum positif. Kita karantina selama lima hari. Di hari kelima, kita lakukan tes kembali," kata Siti Nadia. Siti Nadia juga menjelaskan beberapa gejala Covid-19 khususnya varian omicron. Pada tingkat ringan, pasien akan mengalami batuk, pilek, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Masyarakat Diminta Inisiatif Tes Covid-19 Jika Rasakan Gejala |Republika OnlineMasyarakat Diminta Inisiatif Tes Covid-19 Jika Rasakan Gejala |Republika OnlineIni merupakan salah satu bentuk kewaspadaan di tengah ancaman BA.4 dan BA.5.
Weiterlesen »

Bukan Demam, Ini Gejala Covid-19 yang Sering Dialami di Pagi HariBukan Demam, Ini Gejala Covid-19 yang Sering Dialami di Pagi HariCek kondisi tubuh kamu saat bangun tidur. Ahli menyebut, gejala Covid-19 kini umumnya bukan lagi demam melainkan kelelahan saat bangun tidur di pagi hari. CNNIndonesia detiknetwork
Weiterlesen »

Bukan Demam, Ini Gejala Covid yang Sering Muncul di Pagi HariBukan Demam, Ini Gejala Covid yang Sering Muncul di Pagi HariTerdapat gejala di pagi hari yang perlu diwaspadai menjadi pertanda Covid-19.
Weiterlesen »

Update Covid-19: Kasus Konfirmasi Tetap di Atas 6.000Update Covid-19: Kasus Konfirmasi Tetap di Atas 6.000Update Covid-19 pada Kamis (28/7/2022) ini, kasus positif tercatat tetap di atas 6.000 atau tepatnya sebanyak 6.353.
Weiterlesen »

Covid-19 Indonesia 28 Juli: Kasus Positif 6.353, Sembuh 5.705, Meninggal 17 OrangCovid-19 Indonesia 28 Juli: Kasus Positif 6.353, Sembuh 5.705, Meninggal 17 OrangKasus Covid-19 di Indonesia pada hari ini sebanyak 6.353, meninggal 17 orang dan sembuh 5.705 orang.
Weiterlesen »

Kasus Covid-19 Naik, BOR Wisma Atlet Kemayoran 4,66 PersenKasus Covid-19 Naik, BOR Wisma Atlet Kemayoran 4,66 PersenBed occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran mulai meningkat.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-03-31 17:34:22