Organisasi Trump Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Penggelapan Pajak

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Organisasi Trump Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Penggelapan Pajak
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 60 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 63%

Perusahaan milik Donald Trump, pada Selasa (6/12), dihukum karena melakukan penipuan pajak dalam kasus yang diajukan oleh jaksa wilayah Manhattan.

Perusahaan milik Donald Trump, pada Selasa , dihukum karena melakukan penipuan pajak dalam kasus yang diajukan oleh jaksa wilayah Manhattan. Hukuman tersebut mencoreng praktik keuangan yang dijalankan dalam bisnis sang mantan presiden.

Vonis bersalah itu disampaikan pada hari kedua persidangan di mana organisasi Trump dituduh terlibat dalam sebuah skema yang dijalankan oleh pucuk pimpinan perusahaan untuk menghindari pembayaran pajak penghasilan pribadi terkait tunjangan pekerjaan seperti apartemen bebas sewa dan sejumlah mobil mewah.

Hukuman tersebut memvalidasi usaha yang telah dilakukan oleh para jaksa New York, yang telah menyelidiki mantan presiden Trump dan bisnisnya selama tiga tahun.Sebagai hukuman, Organisasi Trump bisa didenda hingga $1,6 juta — jumlah yang relatif kecil untuk perusahaan sebesar itu, meskipun hukuman tersebut mungkin membuat beberapa kesepakatan yang akan dibuat oleh perusahaan itu kelak menjadi lebih rumit.

Trump, yang baru-baru ini mengumumkan mencalonkan diri kembali sebagai presiden, mengatakan kasus terhadap perusahaannya adalah bagian dari upaya "mencari-cari kesalahan" bermotif politik yang dilancarkan oleh Partai Demokrat yang dendam kepadanya. Trump sendiri tidak diadili, tetapi jaksa menuduh ia "tahu persis apa yang sedang terjadi," meskipun ia dan pengacara perusahaannya membantah mengetahui soal penggelapan tersebut.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Badai PHK, Investor Kapok Tanam Modal di Startup RI?Badai PHK, Investor Kapok Tanam Modal di Startup RI?East Ventures, perusahaan modal ventura, optimistis dengan pertumbuhan perusahaan rintisan.
Weiterlesen »

Banyak Perusahaan Belum Melantai di Bursa Efek, Kadin: Kurang Pengetahuan Pasar Modal dan IPOBanyak Perusahaan Belum Melantai di Bursa Efek, Kadin: Kurang Pengetahuan Pasar Modal dan IPOPerusahaan-perusahaan anggota Kadin Indonesia dinilai berpotensi untuk tumbuh melalui penawaran saham perdana atau IPO, dan menjadi perusahaan terbuka
Weiterlesen »

Trump Organization Dinyatakan Bersalah Lakukan Penggelapan PajakTrump Organization Dinyatakan Bersalah Lakukan Penggelapan PajakTrump Organization dan perusahaan milik Trump lainnya, Trump Payroll Corp dinyatakan bersalah atas semua dakwaan penggelapan pajak.
Weiterlesen »

Kondisi Keuangan Buruk, 13 Perusahaan Asuransi Dalam Pengawasan Khusus OJKSebanyak 13 perusahaan asuransi berada dalam pengawasan khusus Otoritas Jasa Keuangan. Ke depan, tata kelola industri asuransi di Indonesia perlu diperbaiki. Perlindungan terhadap nasabah harus diutamakan. Ekonomi AdadiKompas
Weiterlesen »

Demokrat dan Republik Sebut Donald Trump Bisa Membahayakan DemokrasiDemokrat dan Republik Sebut Donald Trump Bisa Membahayakan DemokrasiPernyataan tersebut menanggapi seruan mantan Presiden AS Donald Trump agar sebagian konstitusi AS diakhiri.
Weiterlesen »

Serukan Penghentian Konstitusi AS, Donald Trump Dikecam Banyak Pihak: Langkah Menuju Ekstremisme - Pikiran Rakyat DepokSerukan Penghentian Konstitusi AS, Donald Trump Dikecam Banyak Pihak: Langkah Menuju Ekstremisme - Pikiran Rakyat DepokDonald Trump dikecam banyak pihak, termasuk konstitusinya sendiri, usai menyerukan penghentian konstitusi AS.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 20:21:06