Pakar Persoalkan Tilang Manual Dihapus, Katanya: Razia Masih Perlu, Kesadaran Masyarakat Kurang
PIKIRAN RAKYAT – Pakar Tata Kota, Yayat Supriatna angkat bicara soal alih metode tilang dari manual ke digital.
Bagi dia, meski penindakan pelanggar lalu lintas sudah menerapkan tilang elektronik alias ETLE, sistem canggih tersebut tidak dibarengi dengan kesiapan dari masyarakat. Baca Juga: Yakin Tidak Akan Dipecat Chelsea, Graham Potter Minta Pemainnya Istirahat Cukup Selama Jeda Liga Inggris “Masih perlu dilakukan razia, untuk mengingatkan. Razia tetap masih dibutuhkan kemudian ditangkap dengan kamera, difoto, ada di situ,” ujar dia.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Tilang Manual Dihapus, Jumlah Tilang Di Polda Metro Turun DrastisPolda Metro Jaya sepanjang 2022 sampai dengan bulan Oktober, telah memberikan tilang lebih dari 600 ribu lembar. Kini turun jauh diberlakukan ETLE.
Weiterlesen »
Masyarakat berani langgar aturan lalin sejak tilang manual ditiadakanMenurut Polisi, saat ini muncul fenomena masyarakat pengguna jalan yang berani melanggar aturan lalu lintas meski ada petugas, sejak tilang manual ditiadakan.
Weiterlesen »
Empat Fenomena Baru Setelah Tilang Manual DitiadakanEmpat fenomena baru muncul setelah tilang manual ditiadakan. Fenomena pertama, adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas
Weiterlesen »
Tilang Manual Tetap Bisa Berlaku untuk Jenis Pelanggaran Berikut, Simak Penjelasan Polisi - Pikiran-Rakyat.comDirektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengungkap sanksi tilang manual dapat dikenakan dalam kondisi tertentu.
Weiterlesen »
Polda Metro: Tilang Manual Berlaku untuk Pelanggaran Berpotensi Timbulkan KecelakaanDirektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengatakan sanksi tilang manual tetap bisa dikenakan untuk jenis pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Weiterlesen »