Dunia sedang kacau, Sri Mulyani sebut Indonesia masih beruntung
"Di saat dunia sedang berjuang untuk pulih dari pandemi, perang ini terjadi. Ketegangan geopolitik ini kemudian mendorong tekanan ekonomi dan politik global menjadi semakin parah," ujar Sri dalam rangkaian acara G20 Sustainable Finance for Climate Transition Roundtable di Nusa Dua, Bali pada Kamis .
"Ukraina juga memegang peranan penting dalam perdagangan komoditas dunia, karena negara ini adalah salah satu pemasok gandum terbesar dunia. Karena perang ini, otomatis harga pangan melonjak pula, dan kemudian mendorong terjadinya krisis pangan," ungkap Sri.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Sri Lanka Bangkrut, Sri Mulyani: Indonesia Prudent dan Berdaya Tahan |Republika OnlineMenkeu berjanji Indonesia tidak terlena meski kondisi ekonomi tahan guncangan
Weiterlesen »
Indonesia Berpotensi Alami Resesi Ekonomi, Sri Mulyani: Kami WaspadaSri Mulyani menuturkan seluruh instrumen kebijakan akan digunakan, baik kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, hingga regulasi lain.
Weiterlesen »
Sri Mulyani Sebut Orang Indonesia Jangan Baper, Ada Apa Nih?Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengingatkan, agar orang Indonesia jangan baper (bawa perasaan) karena semua negara mencermati hal yang sama, terkait apa ya kira-kira?....
Weiterlesen »
Sri Mulyani Bentuk Platform Turunkan Emisi Karbon di IndonesiaSemua karena rencana ambisius Pemerintah menurunkan emisi karbon pada 2030 dan net zero emission atau karbon netral pada 2060.
Weiterlesen »
Bertemu Menkeu China, Sri Mulyani Bahas Krisis Pangan hingga Ancaman Inflasi : Okezone EconomySri Mulyani bertemu dengan Menkeu China Liu Kun dalam Pertemuan Ketiga Finance Ministers Central Bank Governor FMCBG G20 - hot issue - okezone economy
Weiterlesen »
Sri Mulyani Bahas Krisis Pangan dengan CinaMenteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Cina Liu Kun pada pertemuan menteri keuangan negara anggota G20 di Nusa Dua, Bali. Pertemuan virtual itu membahas masalah krisis pangan global dan sejumlah isu. TempoBisnis
Weiterlesen »