Pangkas Kredit Macet, KB Bukopin Jual NPL & Kredit Berisiko Senilai USD 183 Juta | merdeka.com

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Pangkas Kredit Macet, KB Bukopin Jual NPL & Kredit Berisiko Senilai USD 183 Juta | merdeka.com
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 merdekadotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 51%

Pangkas Kredit Macet, KB Bukopin Jual NPL dan Kredit Berisiko Senilai USD 183 Juta

"Sehingga diharapkan KB Bukopin bisa meningkatkan kemampuan dalam penyaluran kredit baru yang lebih berkualitas," katanya dikutip dari Antara, Senin .

Dia menjelaskan, KB Bukopin akan mengalihkan kepemilikan portofolio aset bermasalah kepada Special Purpose Company di Singapura. Selanjutnya SPC meneruskan obligasi senilai USD 180 juta sebagai pembayaran. KB Kookmin Bank akan menerbitkan Stand-by Letter of Credit sebesar USD 185 juta tanpa syarat dan tidak dapat dibatalkan serta menyediakan Fasilitas Kredit Revolving kepada SPC.KB Bukopin ditunjuk sebagai servicing agen atau agen koleksi dan bertanggung jawab atas penagihan, penegakkan, dan sebagainya atas nama SPC, yang kemudian akan menghasilkan sumber utama arus kas untuk SPC.

"KB Bukopin akan memiliki struktur keuangan yang lebih sehat dan menjadi lebih layak dengan profil risiko yang lebih baik, sehingga di masa depan KB Bukopin dapat berkonsentrasi dan mengalokasikan sumber daya untuk rnengembangkan kompetensi dan mempercepat pertumbuhan bisnis, serta memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan," kata Shin.

Tahun ini, katanya, KB Bukopin fokus menciptakan bank yang bebas dari kredit macet dan menjadi clean Bank pada 2023. KB Bukopin berencana memperkuat fungsi special assset management sehingga ke depannya diharapkan akan dapat menangani kredit bermasalah secara cepat.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

merdekadotcom /  🏆 36. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Bank KB Bukopin Gandeng KB Finansia Multi Finance Genjot Pertumbuhan Pembiayaan | merdeka.comBank KB Bukopin Gandeng KB Finansia Multi Finance Genjot Pertumbuhan Pembiayaan | merdeka.comMengusung tema 'One KBFG Indonesia', Bank KB Bukopin melakukan kerjasama dengan KB Finansia Multi Finance. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan pada 6 Juli 2022 di Kantor Pusat Bank KB Bukopin.
Weiterlesen »

Tambah Pilihan Investasi ke Nasabah, KB Bukopin Gandeng ValburyTambah Pilihan Investasi ke Nasabah, KB Bukopin Gandeng ValburyDengan kerja sama ini, KB Bukopin dapat meningkatkan pelayanannya kepada nasabah khususnya terkait investasi.
Weiterlesen »

Utang Konsumsi Meningkat pada Juni 2022, Didominasi Kredit Multi Guna | Finansial - Bisnis.comUtang Konsumsi Meningkat pada Juni 2022, Didominasi Kredit Multi Guna | Finansial - Bisnis.comBI mencatat pangsa responden rumah tangga yang melakukan penambahan pada kredit atau utang konsumsi sebesar 8,9 persen dari total responden.
Weiterlesen »

Para Artis yang Kredit Rumah, Iis Dahlia Nyicil Rp 250 Juta SebulanPara Artis yang Kredit Rumah, Iis Dahlia Nyicil Rp 250 Juta SebulanLayaknya masyarakat biasa, deretan artis ini juga menyicil untuk bisa memiliki rumah impian. Tapi, cicilan rumah Iis Dahlia benar-benar tak biasa!
Weiterlesen »

BI: Permintaan dan Penyaluran Kredit Meningkat Pada Juni 2022BI: Permintaan dan Penyaluran Kredit Meningkat Pada Juni 2022'Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru tersebut yaitu permintaan pembiayaan dari nasabah, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan,'
Weiterlesen »

Moeldoko Sebut Kendaraan Listrik Masih Sulit Dapat KreditMoeldoko Sebut Kendaraan Listrik Masih Sulit Dapat KreditMasih adanya asumsi mobil listrik itu mahal. Untuk itu, butuh komitmen perbankan dan korporasi untuk mendukung pembiayaan kepada industri dan konsumen
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-03 21:25:10