Pasca Lawatan ke Moskow, Pakistan akan Impor Gandum dan Gas dari Rusia

Deutschland Nachrichten Nachrichten

Pasca Lawatan ke Moskow, Pakistan akan Impor Gandum dan Gas dari Rusia
Deutschland Neuesten Nachrichten,Deutschland Schlagzeilen
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

PalingPopuler Perdana Menteri Pakistan Imran Khan umumkan negaranya akan impor 2 juta ton gandum dari Rusia sekaligus beli gas alam melalui perjanjian bilateral yang ditandatangani kedua belah pihak.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, pada Senin , mengumumkan negaranya akan mengimpor sekitar dua juta ton gandum dari Rusia sekaligus membeli gas alam melalui perjanjian bilateral yang ditandatangani kedua belah pihak pekan lalu selama kunjungan resminya ke Moskow.

Khan melanjutkan dua hari kunjungannya dan bertemu Presiden Vladimir Putin di Kremlin pada Kamis lalu, beberapa jam setelah pasukan Rusia menginvasi Ukraina, ketika negara-negara Barat mendorong untuk mengisolasi pemimpin Rusia itu atas agresi yang terjadi.Khan, pada Senin , membela lawatannya itu dan menanggapi sejumlah kritik dalam sebuah pidato yang disiarkan melalui televisi, dengan mengatakan kepentingan ekonomi Pakistan mengharuskannya untuk melakukan hal itu.

“Kami ke sana karena harus mengimpor dua juta ton gandum dari Rusia. Kedua, kami telah menandatangani perjanjian impor gas alam karena cadangan gas Pakistan sendiri semakin menipis,” kata Khan. “Atas ijin Tuhan, waktu akan membuktikan bahwa kami melakukan pembicaraan yang sangat baik,” ujar pemimpin Pakistan itu, merujuk pada pertemuannya selama tiga jam dengan Putin. Ia tidak merinci lebih jauh.Namun demikian sejumlah kritikus skeptis dengan kerjasama ekonomi Moskow-Islamabad, merujuk pada sanksi-sanksi internasional yang lebih keras terhadap Rusia setelah melakukan invasi ke Ukraina.

Putin, pada Kamis lalu, dengan hangat menerima Khan di Kremlin dengan berjabat tangan dan duduk berdampingan dalam pertemuan yang digambarkan sebagian pejabat Pakistan sebagai konsultasi tentang beragam hal dalam isu-isu bilateral, regional dan internasional.

Wir haben diese Nachrichten zusammengefasst, damit Sie sie schnell lesen können. Wenn Sie sich für die Nachrichten interessieren, können Sie den vollständigen Text hier lesen. Weiterlesen:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen

Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.

Ukraina Sebut 7.000 Tentara Rusia Tewas, Versi Moskow Hanya 498 | merdeka.comUkraina Sebut 7.000 Tentara Rusia Tewas, Versi Moskow Hanya 498 | merdeka.comAngka yang dirilis Ukraina ini berbeda dengan versi yang disampaikan Moskow.
Weiterlesen »

AS dan NATO Tak Siap Perang dengan Rusia karena Moskow Adidaya NuklirAS dan NATO Tak Siap Perang dengan Rusia karena Moskow Adidaya NuklirAS dan NATO tak siap perang langsung dan siap mati untuk Ukraina karena lawannya Rusia sang adidaya nuklir. Amerika Serikat (AS) dan NATO dinilai tidak siap jika...
Weiterlesen »

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Cerita Mahasiswa di Moskow, Senjata Termobarik RusiaTop 3 Tekno Berita Kemarin: Cerita Mahasiswa di Moskow, Senjata Termobarik RusiaKesaksian seorang mahasiswa Indonesia di Moskow mengenai dampak sanksi ekonomi yang diberikan negara-negara di dunia bagi masyarakat setempat.
Weiterlesen »

Dianggap Anti-Rusia, Moskow Batasi Akses BBC dan Radio LibertyDianggap Anti-Rusia, Moskow Batasi Akses BBC dan Radio LibertyPengawas komunikasi Rusia telah membatasi akses ke situs BBC berbahasa Rusia dan Radio Liberty karena dinilai telah menyebarkan informasi palsu tentang konflik di Ukraina. Rusia telah berulang kali mengeluh bahwa organisasi media Barat menawarkan pandangan parsial dan seringkali anti-Rusia...
Weiterlesen »

Perang Rusia Ukraina: Mahasiswa Indonesia di Moskow Ini Curhat Kegiatan Akademisnya Teraganggu | Kabar24 - Bisnis.comPerang Rusia Ukraina: Mahasiswa Indonesia di Moskow Ini Curhat Kegiatan Akademisnya Teraganggu | Kabar24 - Bisnis.comAmalia Raras Putri Cahyadi, mahasiswa Indonesia yang tinggal di Moskow, mengakui kegiatan akademisnya di Rusia terhambat oleh sanksi sejumlah negara Barat.
Weiterlesen »

Akibat Perang Rusia Ukraina, Honda Hentikan Ekspor Mobil dan Motor ke RusiaAkibat Perang Rusia Ukraina, Honda Hentikan Ekspor Mobil dan Motor ke RusiaHonda telah mengumumkan bakal menghentikan sementara ekspor mobil dan motor ke Rusia akibat pecahnya perang Rusia Ukraina.
Weiterlesen »



Render Time: 2025-04-04 18:56:58