Saya mengatakan tidak bisa kalau ini (non-ASN) dihapus. Kalau dihapus maka otomatis akan meningkatkan pengangguran di Kota Surabaya
JawaPos.com – Sebanyak 24 ribu pegawai non-Aparatur Sipil Negara atau outsourcing di Pemerintah Kota Surabaya tetap dipertahankan, meski pemerintah pusat telah menghapus non-ASN di seluruh pemerintah daerah mulai 2023. Hal ini dikatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Baca juga:Pemkot Surabaya Sebut Peluang Tenaga Alih Daya Jadi PPPK TipisCak Eri mengungkapkan bahwa pada 2021, Pemkot dan DPRD Surabaya sudah mendapat peringatan keras dari pemerintah pusat karena jumlah tenaga OS di Kota Surabaya yang mencapai 24 ribu orang lebih. Baca juga:Berdayakan UMKM, Pemkot Surabaya Bantu Warga Miskin“Jadi yang diacu bukan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, tetapi yang diacu Peraturan Menteri Keuangan, termasuk Perpres dengan bahasa honorarium. Nah, honorarium ini disesuaikan dengan kelulusan, ada SD, SMP, dan SMK itu beda-beda,” kata dia.
Baca juga:Gaji Berubah, Tenaga Outsourcing Pemkot Surabaya Tetap BekerjaUpaya Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajarannya akhirnya membuat Kemenpan RB memberikan alternatif untuk mengakomodasi ribuan tenaga non-ASN tersebut. Dalam Surat Menteri PANRB No B/2060/M.SM.01.00/2022 tanggal 14 Oktober 2022, usulan pemkot ingin tetap memberdayakan tenaga outsourcing tanpa pihak ketiga, akhirnya disetujui dengan mengikuti ketentuan.
Deutschland Neuesten Nachrichten, Deutschland Schlagzeilen
Similar News:Sie können auch ähnliche Nachrichten wie diese lesen, die wir aus anderen Nachrichtenquellen gesammelt haben.
Pemkot Surabaya Beri Penghargaan KSH yang Kaya Inovasi |Republika OnlineDinkes Surabaya memberikan keseluruhan penghargaan KSH Teladan 2022.
Weiterlesen »
Pimpinan DPRD sikapi pemotongan insentif pekerja non-ASN di SurabayaPimpinan DPRD Kota Surabaya menyikapi adanya rencana pemotongan insentif ribuan pekerja non-Aparatur Sipil negara (ASN) atau Outsourcing (OS) di lingkungan ...
Weiterlesen »
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Soroti Rencana Pemotongan Insentif Pekerja non ASN dan OutsourcingPimpinan DPRD Kota Surabaya menyikapi adanya rencana pemotongan insentif ribuan pekerja non-Aparatur Sipil negara (ASN) atau Outsourcing (OS) di lingkungan pem
Weiterlesen »
Pimpinan DPRD Sikapi Pemotongan Insentif Pekerja Non-ASN di SurabayaPimpinan DPRD Kota Surabaya menyikapi rencana pemotongan insentif ribuan pekerja non-aparatur sipil negara (ASN) atau outsourcing (OS)
Weiterlesen »
Surabaya Terus Sosialisasikan Pemberantasan Rokok Ilegal |Republika OnlinePemkot Surabaya juga telah melakukan sosialisasi kepada pedagang.
Weiterlesen »